Mengapa Bharada E Tak Terluka Sama Sekali Saat Baku Tembak dengan Brigadir J di Rumah Kadiv Propam Polri

photo author
Ramadhani, Sulsel Network
- Selasa, 12 Juli 2022 | 09:29 WIB
Ilustrasi menembak. 2 orang anggota Polisi saling tembak pada hari Jumat, 8 Juli 2022 lalu. (Foto : pikiran-rakyat.com/Pixabay/Alexas_Fotos)
Ilustrasi menembak. 2 orang anggota Polisi saling tembak pada hari Jumat, 8 Juli 2022 lalu. (Foto : pikiran-rakyat.com/Pixabay/Alexas_Fotos)

SulselNetwork.com -- Dua anggota polisi masing-masing berinisial Bharada E dan Brigadir J terlibat baku tembak di rumah dinas Kadiv Propram Polri Irjen Pol.

Ferdy Sambo yang berada di Komplek Polri Duren Tiga Nomor 46 kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

Akibat kejadian tersebut, seorang polisi yakni Brigadir J tewas karena mengalami luka tembak. Sedangkan Bharada E tidak terluka sama sekali.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan mengungkapkan insiden baku tembak antara kedua polisi ini terjadi pada Jumat 8 Juli 2022 sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca Juga: Extraordinary Attorney Woo Tidak Jadi Tayang di SBS Eh Kok Netizen Malah Sangat Bersyukur, Ternyata Begini

Menurut Ramadhan, Bharada E dan Brigadir J terlibat baku tembak setelah terjadi peristiwa pelecehan terhadap istri kadiv propam Polri bernama Putri Ferdy Sambo di kediamannya.

Ramadhan menjelaskan, kejadian berawal ketika istri Kadiv Propam berteriak dari dalam kamarnya yang kemudian didengar oleh asisten pribadi (Aide-de-camp/ADC) Kadiv Propam, Bharada E.

"Bharada E ditugaskan untuk pengamanan, tugasnya melakukan keamanan terhadap keluarga," kata Ramadhan melalui keterangan pers, Senin 11 Juli 2022.

Berdasarkan keterangan saksi, kata Ramadhan, Brigadir J melakukan pelecehan dan penodongan senjata terhadap istri Kadiv Propam, sehingga menyebabkan korban berteriak.

Saat akan menuju sumber teriakan di kamar Kadiv Propam, Bharada E melihat Brigadir J yang justru keluar dari kamar tersebut. Bharada E kemudian bertanya dan dijawab dengan tembakan oleh Brigadir J.

"Ibu (istri Kadiv Propam) di dalam kamar, ketika berteriak, Brigadir J keluar. Bharada E bertanya, tapi dijawab dengan tembakan oleh Brigadir J," ujarnya.

"Siapa pun yang mendapat acaman seperti itu pasti akan melakukan pembelaan. Motifnya adalah membela diri dan membela ibu (isteri Kadiv Propam)," ungkapnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi-saksi, Ramadhan mengatakan, diperoleh keterangan bahwa Bharada E melakukan penembakan sebanyak lima kali. Sedangkan Brigdir J melakukan penembakan sebanyak tujuh kali.

Baca Juga: Sinopsis Drakor Remarriage and Desires, Kisah Agen Perjodohan Kelas Atas yang Melayani Klien Ambisius

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ramadhani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X