Amin juga mempertanyakan perihal penilaian pimpinan dalam kinerja ASN yang terdampak. Menurutnya, para ASN yang terdampak baru saja menerima tambahan penghasilan pegawai (TPP), yang artinya kinerja mereka di mata pimpinan instansi masing-masing baik.
"Kalau kita kaji dari kinerja buruk tidak begitu juga pemberian sanksinya. Hanya sekadar ditegur secara tertulis dan dibina. Tapi ini lagi-lagi kontradiktif, apa parameternya, tolok ukurnya bahwa kinerja ASN di Pemprov itu buruk. Padahal baru empat lima bulan lalu mereka dapat TPP," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala BKD Sulsel Sukarniaty Kondolele mengatakan kebijakan nonjob yang dilakukan di era ASS bukan tanpa dasar. Menurutnya, para ASN ditempatkan sesuai eselon yang masih tersedia akibat adanya penyederhanaan jabatan.
Baca Juga: Sinopsis Drama Korea ANNA, Ketika Bae Suzy Punya Dua Identitas dan Jago Membuat Kebohongan
"Kan dia dinonjobkan. Setelah itu, mau dikasih naik kembali, tempatnya sudah tidak ada, eselon III. Yang ada itu cuma eselon IV. Iya begitu (mau direcovery). Sudah dinonjob tapi diangkat ke eselon IV, bukan eselon III," ujar Sukarniaty kepada detikSulsel, Selasa (19/9/2023).
Sukarniaty mengatakan pertimbangan lain yang membuat ASN dinonjobkan ialah laporan pelanggaran. Dia menyebut pimpinan punya penilaian tersendiri terhadap aparaturnya.
"Karena bisa saja dinonjob karena ada laporan (pelanggaran) dan seterusnya. Itu juga jadi pertimbangan kenapa ada sebagian dinonjobkan dan seterusnya. Karena kan pimpinan punya penilaian tersendiri secara langsung. Karena saya juga sempat tanya, ada yang ada laporannya ke pimpinan," lanjut Sukarniaty.
Menurutnya, kemungkinan para ASN yang terkena kebijakan itu tidak memahami kondisi yang terjadi. Sehingga mereka menduga pemberian sanksi merupakan kecacatan prosedural.
"Mungkin kadang-kadang yang dianggap tidak sesuai mekanisme, karena adanya laporan langsung ke pimpinan. Bisa saja seperti itu," tuturnya.***
Artikel Terkait
Jadi Official Smartphone Partner, realme akan Hadirkan Kejutan bagi Anak Muda di Pestapora 2023
Sinopsis VISH Hari ini di ANTV Episode 14, Aditya Menjemput Mangsa Pertama di Malam Resepsi Pernikaham
Tiga Organisasi Binaan Habib Rizieq Pastikan Tak Mau Dukung Prabowo Lagi di Pilpres 2024
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemprov Sulsel Gandeng GGP Lampung Kembangkan Tanaman Pisang
Inovasi Kabupaten Bulukumba Berlayar hingga Guangzhou Award 6th