Jokowi Soal Debat Capres Disebut Serang Personal, Begini Kata PDIP dan TPN

photo author
Mardhani Muchlis, Sulsel Network
- Selasa, 9 Januari 2024 | 22:00 WIB
Presiden Jokowi tanda tangani jadwal THR, PNS jabatan fungsional dapat lebih cepat? (presiden.go.id)
Presiden Jokowi tanda tangani jadwal THR, PNS jabatan fungsional dapat lebih cepat? (presiden.go.id)

SulselNetwork.com -- Presiden Joko Widodo menyebut debat calon presiden (capres) ketiga diwarnai dengan saling serang personal di antara kandidat. Sedangkan, materi visi-misi dan kebijakan disebutnya tidak muncul.

“Saya melihat substansi dari visinya malah tidak kelihatan,” kata Jokowi di Serang, Banten, Senin, 8 Januari 2024, seperti dikutip dari Tempo.

Jokowi mengatakan serangan personal atau pribadi yang tidak ada hubungan dengan konteks debat mengenai hubungan internasional, geopolitik, hingga, pertahanan, itu kurang memberikan pendidikan kepada masyarakat yang menonton.

Baca Juga: Single Inferno Season 3 Netflix Selesai, Inilah Daftar Couple yang Berhasil, Ada Favorite Kamu?

“Saya kira akan banyak yang kecewa. Sehingga debatnya memang perlu diformat lebih baik lagi, ada rambu-rambu sehingga hidup,” sambungnya.

Menanggapi pernyataan Jokowi itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud angkat bicara. Begini kata mereka.

Dilansir dari Tempo, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan sependapat dengan Presiden Jokowi soal debat capres yang kurang memberikan edukasi.

Dia pun meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyikapi pernyataan presiden itu untuk membuat debat mendatang lebih baik.

Baca Juga: Jadi Smartphone Terlaris di Asia Tenggara, realme C53 Kini Hadir di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

Meski begitu, Hasto menilai debat capres pada Ahad, 7 Januari 2024, lebih berkualitas ketimbang sebelumnya. Dia pun menilai presiden mengikuti perjalanan debat yang sudah tiga kali dilaksanakan tersebut.

"Dari media, baik sosial media dan media mainstream, debat menunjukkan suatu peningkatan kualitas. Misalnya, kita lihat, apakah puas, kemudian bagaimana penilaian kandidat, saya kira Presiden Jokowi akan mengikuti," kata Hasto melalui keterangan tertulisnya, Senin, 8 Januari 2024.

Meski demikian, Hasto merasa sependapat dengan keinginan presiden agar pelaksanaan debat Pilpres 2024 ke depan bisa lebih baik.

Baca Juga: Tips Atasi Stres Karena Perubahan di Dunia Kerja

"Tetapi, kami juga sependapat bahwa ke depan debat harus ditingkatkan kualitasnya sebagaimana Bapak Presiden sampaikan," kata Hasto.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mardhani Muchlis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X