SulselNetwork.com-- Pasangan petahana AS Chaidir Syam dan Suhartina Bohari terus menggerus isu perpisahan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Maros 2024.
Hal itu diperlihatkan dengan adanya pengambilan formulir di Partai Demokrat. Keduanya mengambil formulir sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Maros, Senin, 22 April di Sekretariat DPC Demokrat Maros di Jalan Topas.
Pengambilan formulir Chaidir Syam diwakili oleh Ketua DPC PAN Turikale, Chaerul Syahab. Sedangkan Suhartina Bohari diwakili Kader Golkar, Muhammad Danial.
Mereka diterima langsung oleh Ketua Partai Demokrat Maros, Shabir.
Kader Golkar, Muhammad Danial mengatakan pengambilan formulir tahun ini cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
"Dulukan masing-masing person yang ambil, hari ini langsung berpaket (Chaidir-Suhartina,red). Nanti pas pengembalian kami berharap secara berpaket juga," ungkapnya.
Dengan pengambilan formulir hari ini kata dia, diharapkan mampu menepis isu yang beredar di masyarakat jika Chaidir-Suhartina akan berpisah.
"Saat ini kan ada isu PAN-PAN, Golkar dengan partai lain, hari ini kami sudah buktikan, Pilkada 2024 tetap Maros Keren Jilid II," aku Caleg terpilih ini.
Diakuinya ini merupakan hari pertama pihaknya mengambil formulir.
"Sengaja memilih tangga 22, jam 2 karena kita mau Maros Keren jilid 2," katanya.
Baca Juga: Mantan Pejabat Pemprov Sulsel Dapat Dukungan Parpol Nonparlemen Maju di Pilkada Sinjai
Pihaknya sengaja mendaftar di Demokrat, karena Demokrat memiliki massa yang cukup banyak.
"Demokrat punya dua kursi, kalau periode kemarin kita tidak bersama Demokrat kita harap dengan koalisi Indonesia Maju bisa sampai ke Kabupaten, ini intruksi langsung ketua Golkar,"ungkapnya.
Sementara itu ia menyebut Golkar tidak membuka pendaftaran Cabup-Cawabup Pilkada 2024.
Artikel Terkait
Ramai-ramai Negarawan Jadi Amicus Curiae, Bahlil: Masa 91 Juta Pemilih Prabowo-Gibran Dianulir?
Tolak Dipayungi, Din Syamsuddin Ambruk Usai Berorasi 15 Menit di Depan Gedung MK
Akui Kekalahan di Pilpres 2024, Cak Imin: Semoga Kemenangan Pasangan 02 Bisa Membawa Indonesia Maju, Adil dan Makmur
PDIP Terima Putusan MK Soal PHPU Pilpres 2024, Tapi Beri Catatan Begini
Tiga Hakim MK Ajukan Disseting Opinion Atas PHPU Pilpres 2024, Hotman Paris: Sejak Awal Saya Curiga