Menurutnya, perpaduan antara sektor tradisional dan modern dapat menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan ekonomi Makassar yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
"Kita tidak bisa hanya fokus pada satu sektor. Ekonomi modern, seperti pusat perbelanjaan dan bisnis retail, juga merupakan sumber lapangan kerja bagi ribuan warga Makassar. Mall dan retail modern menawarkan kesempatan kerja bagi tenaga kerja terampil dan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Namun, kita harus menjaga keseimbangan antara perkembangan sektor modern dengan penguatan sektor tradisional," jelasnya.
Lebih jauh, Ilham menjelaskan visi ekonominya untuk Makassar yang didasarkan pada prinsip inklusivitas dan keberlanjutan. Ia menyebut pentingnya sinergi antara sektor ekonomi tradisional, yang mendukung pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dengan sektor modern yang menjadi motor penggerak investasi besar di kota tersebut.
Kolaborasi keduanya, menurut Ilham, akan menciptakan iklim ekonomi yang sehat dan memberikan manfaat bagi semua lapisan masyarakat.
"Pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern bisa saling melengkapi. Kita harus mengembangkan kebijakan yang memungkinkan keduanya untuk tumbuh bersama. Misalnya, dengan memperkuat rantai pasok lokal, kita bisa memastikan bahwa produk-produk UMKM bisa masuk ke pusat-pusat perbelanjaan modern. Ini akan membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM, sehingga mereka bisa tumbuh lebih cepat," tegasnya.
Dalam konteks ekonomi Makassar, Ilham melihat potensi besar yang bisa dikembangkan dari sektor pariwisata, perdagangan, dan industri kreatif.
Menurutnya, Makassar memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Indonesia Timur yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas jaringan perdagangan dan pariwisata, baik domestik maupun internasional.
Pusat-pusat ekonomi modern seperti mal dan hotel-hotel berbintang, kata Ilham, harus menjadi bagian dari strategi promosi pariwisata yang lebih terintegrasi, sementara sektor UMKM tetap harus didorong untuk memanfaatkan peluang ini dengan produk-produk lokal berkualitas.
Dengan langkah blusukan yang menyentuh berbagai elemen masyarakat, dari pedagang kecil hingga pelaku usaha besar, Ilham Ari Fauzi menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan program-program yang dapat memajukan Makassar secara komprehensif.
Ia berharap, dukungan dari masyarakat akan membantunya dan Indira Yusuf Ismail (calon walikota) untuk mengimplementasikan visi tersebut jika terpilih dalam Pilkada 2024 ini.
"Ekonomi yang kita bangun bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan. Kita ingin Makassar yang kuat, mandiri, dan bisa bersaing di kancah nasional maupun internasional. Ini semua hanya bisa dicapai jika kita bekerja sama, dari pasar tradisional hingga mall, dari usaha kecil hingga industri besar. Semua punya peran yang sama pentingnya," tutup Ilham.
Dengan semakin dekatnya hari pemilihan, Ilham Ari Fauzi berharap masyarakat Makassar melihat visi yang ia tawarkan sebagai solusi untuk berbagai masalah ekonomi yang dihadapi kota tersebut.
Melalui pendekatan ekonomi inklusif yang memperhatikan kesejahteraan semua lapisan masyarakat, Ilham optimis dapat membangun Makassar yang lebih maju dan sejahtera.(*)
Artikel Terkait
Diskusi Tentang Kesehatan, Ilham Fauzi Dorong Inisiatif Makassar Bebas TBC
Blusukan di Pasar Butung, Ilham Fauzi Dengar Keluhan Pedagang Kecil di Tengah Gempuran Pasar Modern
Jurus Ilham Fauzi Jadikan Makassar Pusat Ekonomi Kreatif: Kembangkan Inkubator Center
Ilham Fauzi Dorong Modernisasi Sistem Pengawasan ASN Pakai CCTV AI, Begini Penjelasannya