SulselNetwork.com-- Politisi Partai Gerindra, Ferdinand Hutahaean meyakini bahwa eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak akan maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024.
Hal ini karena dukungan dari PKS, Demokrat, dan NasDem disebut hanya sebagai drama politik saja.
Ferdinand menilai seperti itu karena sejauh ini Koalisi Perubahan yang selalu digembar-gemborkan tak kunjung dideklarasikan. Sehingga, belum ada kepastian perahu apa yang bersedia untuk mengantar Anies melaju ke pilpres.
"Politik itu mudah jika benar-benar sudah sepakat, deklarasi bersama tanda tangan bersama, selesai. Sementara yang terjadi saat ini cuma drama politik saja," kata Ferdinand saat dikonfirmasi, Jumat (24/2/2023).
Ferdinand meyakini, bahwa pada akhirnya Koalisi Perubahan itu gagal terbentuk.
Baca Juga: Bantah Pernyataan Petinggi PDIP, Relawan Anies: Ini Lucu-lucuan Aja Untuk Kepentingan Pemilu
Sebab tidak ketemunya kesepakatan politik antara PKS, NasDem dan Demokrat soal kepentingan yang akan mereka bawa di Pemilu 2024.
"Saya masih berkeyakinan bahwa koalisi ini tidak akan terbentuk. Kita lihat saja nanti. Tidak ada yang pasti dalam politik, kecuali kepentingan," tukasnya.
Bahkan, Ferdinand menduga keberadaan PKS dalam koalisi tersebut tidak murni untuk mendukung Anies sebagai capres. Tetapi untuk menjadi mata-mata oligarki terkait situasi terkini dari Koalisi Perubahan.
"Jangan-jangan PKS hanya ingin melaporkan kepada oligarki dibalik ya bahwa mereka sudah deklarasi," pungkasnya.
Sebagai informasi, bakal calon presiden Anies Baswedan telah mengantongi dukungan politik dari sejumlah partai.
Seperti PKS, NasDem, Demokrat hingga Partai Ummat. Namun, belum ada satupun kesepakatan koalisi yang terbangun untuk memantapkan tiket Anies di Pilpres.
Artikel Terkait
Heboh Utang Anies ke Sandi Rp50 M, Fahri Hamzah Sindir PKS: Saya Belum Ikhlaskan yang Rp30 M
Anies Disebut Bakal Lanjutkan IKN, Rocky Gerung Ungkap Jejak Rekam Parpol Pendukung
Survei Nasdem Naik, PKS dan Demokrat Turun, Relawan Ganjar Singgung Kanibalisme Politik