Berkaca dari hal tersebut, terdapat kejadian serupa yang dialami rekan setim Marselino di Timnas Indonesia, Pratama Arhan yang juga pernah diganjar kartu saat laga debutnya.
Kala itu, Pratama Arhan masih membela klub asal Korea Selatan (Korsel), Suwon FC di laga lanjutan Liga Divisi Utama Korsel, K-League.
Arhan Pernah Diganjar Kartu Merah saat Debut di Suwon FC
Rekan setim Marselino di Timnas Indonesia, Pratama Arhan pernah diganjar kartu merah saat menjalani debut bersama Suwon FC, pada Mei 2024 lalu.
Arhan pertama kali bermain dalam skuad Suwon FC, saat bertandang ke markas Jeju United dalam lanjutan Liga K-League. Saat itu, Suwon FC tertinggal 0-1 lantaran kebobolan oleh gol Seo Jin Su pada menit ke-12.
Pada menit ke-72, Suwon FC memutuskan untuk menurunkan Arhan menggantikan bek Jeong Dong Ho. Tepatnya, Arhan menempati posisi full back kiri yang merupakan posisi favoritnya.
Begitu turun ke lapangan, Arhan mencoba tampil agresif melakukan pressing. Sesekali, dirinya mengejar bola hingga ke daerah pertahanan lawan.
Saat bola bergulir di sisi kanan pertahanan lawan pada menit ke-73, Arhan mencoba mengejar namun pemain Jeju United, Rim Chang Woo lebih dulu berhasil menguasai bola.
Kaki Pratama Arhan lalu terlihat menjegal kaki Rim Chang Woo saat berusaha menggapai bola, nahas Rim Chang Woo pun terjatuh.
Setelah momen itu, wasit Kim Woo Sung memutuskan untuk melihat insiden pelanggaran yang dilakukan Arhan melalui Video Asisten Referee.
Pertandingan sempat tertunda selama tiga menit, hingga wasit akhirnya memutuskan memberikan kartu merah langsung kepada Arhan.
Debut pratama Arhan yang dinanti penggemar Garuda pun harus berakhir dengan cepat, Suwon FC pun tidak bisa mencetak gol penyama kedudukan dan laga berakhir dengan kekalahan, 0-1.***
Artikel Terkait
Sambil Menahan Tangis, Nikita Mirzani Beri Pesan Haru untuk Lolly: Pintu Rumah Ami Terbuka untuk Kamu
Menyisakan Puing-puing yang Hangus, Paris Hilton Bagikan Keadaan Rumahnya di Malibu
Los Angeles Terus Membara, Pasokan Air untuk Pemadaman Menipis, Tangki Kosong di Hari ke Dua
Guru Besar IPB Dipolisikan karena Dianggap Beri Jawaban Tak Etis Saat Jadi Saksi Ahli Sidang Korupsi Timah
Akui Mobil RI-36 Miliknya, Raffi Ahmad Nilai Gestur Patwal yang Tunjuk Taksi Alphard Bukan Arogan tapi Cemas Bentrok Pengendara Gegara Ini