Orang Amerika Lebih Pilih Beli iPhone Bekas Ketimbang Baru, Rupanya Ini Alasannya

photo author
Muammar M, Sulsel Network
- Selasa, 7 Maret 2023 | 07:29 WIB
Orang Amerika Lebih Pilih Beli iPhone Bekas Ketimbang Baru, Rupanya Ini Alasannya (The verge)
Orang Amerika Lebih Pilih Beli iPhone Bekas Ketimbang Baru, Rupanya Ini Alasannya (The verge)

SulselNetwork.com -- Penjualan gadget di Amerika Serikat telah merosot sejak 2020 atau tepatnya pada awal pandemi Covid-19.

Menurunnya peminat handphone baru akibat harga ponsel baru terus meningkat namun minim fitur-fitur terbaru. Seperti iPhone yang naik sekitar USD100 dari harga dua tahun yang lalu.

Sebagai solusinya, dilansir dari DailyMail, Senin (6/3/2023), data dari International Data Corporation (IDC) mencatat ada peningkatan jumlah peminat handphone bekas.

Baca Juga: Istri Polisi di Makassar Tersangka Ujaran Kebencian dan Pencemaran Nama Baik di TikTok

Peningkatan ini dikarenakan oleh sistem trade-in atau tukar tambah, yang ditawarkan Apple dan perusahaan ponsel besar lainnya.

Ditambah, pengguna bisa mendapatkan HP bekas setidaknya USD 300 lebih murah daripada beli baru. Data menunjukkan bahwa 283 juta handset bekas dijual di AS tahun lalu, meningkat 11,5 persen dari tahun 2021.

Menariknya lagi, produk milik Apple ini mampu menghasilkan lebih dari 80 persen circular economy di AS.

Salah seorang di platform diskusi menceritakan pengalamannya kala membeli iPhone. Dia menilai semakin meluncurkan baru, fitur-fitur iPhone minim terobosan.

Baca Juga: Dipenuhi Adegan Dewasa, Inilah 6 Kontroversi Series Terbaru Debut Jennie BLACKPINK

"Saya ingat sekitar 6-7 tahun yang lalu, ketika kami memiliki iPhone 4S. iPhone 5 tampak revolusioner dengan layar 4 incha. Tahun berikutnya, 5S tampak revolusioner dengan sensor Touch ID barunya kemudian 5C tidak terlalu banyak," ungkapnya.

"Kemudian kami mendapatkan iPhone 6, dengan peningkatan yang benar-benar dibutuhkan, ukuran layar 4,7 dan 5,5 inch. Maju cepat tiga tahun, kami mendapatkan X (6S, 7, dan 8 semuanya adalah versi 6 yang sedikit ditingkatkan bagi saya, tapi tidak ada yang revolusioner. Sejak X, tidak ada iPhone baru yang dirilis membuat saya takjub lagi," tambah dia.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muammar M

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X