Tumbuh Sebesar 37 Persen Lebih, Nilai Transaksi Saham di Sulsel Hampir Setara Jumlah APBD Provinsi

photo author
Sutriani Nasiruddin, Sulsel Network
- Jumat, 16 Agustus 2024 | 11:13 WIB
Rata-rata Saham Nikkei 225 Jepang Naik Tipis Dipicu Investor Menunggu Lebih Banyak Data Ekonomi dari AS
Rata-rata Saham Nikkei 225 Jepang Naik Tipis Dipicu Investor Menunggu Lebih Banyak Data Ekonomi dari AS

 

SulselNetwork.com-- Kantor OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat perkembangan sektor pasar modal di Sulawesi Selatan tumbuh positif secara berkelanjutan dan stabil.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Darwisman mengatakan total SID investor pasar modal di Sulawesi Selatan pada posisi Juni 2024 mencapai 367.613 SID atau tumbuh sebesar 35,82 persen dibandingkan posisi Juni 2023.

“Dari total investor pasar modal tersebut, yang terbanyak adalah investor reksadana mencapai 352.004 SID atau tumbuh sebesar 37,32 persen (yoy). Adapun nilai transaksi saham di Sulawesi Selatan sampai dengan Juni 2024 sebesar Rp9,33 triliun,” kata Darwisman, Kamis (15/8/2024).

Baca Juga: Bentuk EPIKS, OJK Terus Dorong Peningkatan Literasi dan Digitalisasi Keuangan Syariah

Diketahui angka Rp9,33 Triliun itu hampir setara dengan jumlah APBD Pemprov Sulsel tahun 2024 sebesar Rp10,028 triliun .

Total APBD Pokok 2024 itu merupakan hasil kesepakatan DPRD Sulsel dan Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Rapat Paripurna, Senin malam, 6 November 2023.

Perkembangan Sektor IKNB

Darwisman juga menjelaskan terkait perkembangan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Sulawesi Selatan posisi Mei 2024 (yoy) juga menunjukkan kinerja positif pada beberapa industri.

“Kinerja perusahaan pembiayaan mampu tumbuh positif, tercermin dari total piutang pembiayaan yang tumbuh 13,13 persen menjadi Rp18,39 triliun,” jelasnya.

Begitu pula dengan pembiayaan pinjaman yang disalurkan pergadaian juga tumbuh sebesar 31,32 persen menjadi Rp6,75 triliun dan total pembiayaan pada LPEI tumbuh sebesar 3,06 persen menjadi Rp381 miliar.

 Baca Juga: Terus Tumbuh Positif, Aset Perbankan hingga Dana Pihak Ketiga di Sulsel Tumbuh di Atas 7 Persen

Selain itu fintech peer to peer lending (Fintech P2PL) di Sulawesi Selatan juga mencatatkan kinerja positif yang tercermin dari peningkatan jumlah outstanding pinjaman yang tumbuh sebesar 44,29 persen menjadi Rp1,36 triliun dengan tingkat wanprestasi yang terjaga yaitu sebesar 1,73 persen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muammar M

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X