SULSEL NETWORK – Telkomsel area Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan (Pamasuka) sukses memastikan keandalan jaringan dan konektivitas pelanggannya selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H (RAFI 2026). Kelancaran akses komunikasi dan digital pelanggan tetap terjaga maksimal meskipun terjadi lonjakan pergerakan masyarakat dan trafik data yang signifikan.
Berdasarkan data internal Telkomsel Pamasuka, tingginya aktivitas masyarakat selama momen Lebaran mendongkrak penggunaan layanan data secara drastis. Tercatat, payload puncak trafik data menyentuh angka 17,4 PetaByte, atau mengalami peningkatan sebesar 10,4 persen dibandingkan hari-hari biasa.
Lonjakan Mobilitas Pelanggan di Tiga Wilayah
Tingginya konsumsi data ini beriringan dengan masifnya mobilitas pemudik. Puncak pergerakan pelanggan antarwilayah di area Pamasuka tercatat terjadi pada H+2 Idulfitri, dengan total mencapai 807 ribu pelanggan.
Baca Juga: Telkomsel Hadirkan Mode Dasar Instagram untuk Pelanggan SIMPATI Saat Kuota Habis
Adapun rincian arus pergerakan pelanggan terbesar mengarah ke tiga wilayah utama, yakni:
-
Sulawesi: 390.000 pelanggan
-
Kalimantan: 284.000 pelanggan
-
Papua: 132.000 pelanggan
Optimalisasi Jaringan Berbasis AI
Keberhasilan Telkomsel mengawal kelancaran komunikasi di momen krusial ini tidak lepas dari langkah antisipatif yang telah dilakukan sejak awal bulan suci Ramadan.
Upaya tersebut mencakup penguatan dan optimalisasi jaringan pada titik-titik prioritas mudik dan wisata, penyiagaan tim lapangan, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memantau kualitas layanan secara menyeluruh (end-to-end).
Baca Juga: Gandeng Pelanggan Lewat Tukar Poin, Telkomsel Makassar Berangkatkan 200 Pemudik ke Kampung Halaman
"Telkomsel telah berupaya menyiapkan jaringan sebaik mungkin sebagai bagian dari komitmen Melayani Sepenuh Hati, agar pelanggan bisa menjalani rangkaian Ramadan hingga Lebaran dengan sepenuh hati," tulis pihak Manajemen Telkomsel dalam keterangan resminya, Senin (13/4/2026).
Telkomsel juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap performa layanan akan terus dilakukan secara berkala. Hal ini bertujuan agar koneksi tetap stabil dan andal saat dibutuhkan masyarakat, baik untuk keperluan silaturahmi virtual, panduan perjalanan, maupun beragam aktivitas digital sehari-hari tanpa adanya gangguan berarti.