Dari Kopi Lembang hingga Abon Bandeng Semarang: Pertamina Patra Niaga Wujudkan Koperasi Mandiri dan Berkelanjutan

photo author
Sutriani Nasiruddin, Sulsel Network
- Senin, 14 Juli 2025 | 09:10 WIB
Peringati Harkopnas ke-78, Pertamina Patra Niaga Dukung Koperasi Binaan Tumbuh Mandiri dan Berkelanjutan
Peringati Harkopnas ke-78, Pertamina Patra Niaga Dukung Koperasi Binaan Tumbuh Mandiri dan Berkelanjutan

SULSEL NETWORK– Memperingati Hari Koperasi Nasional ke-78, PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.

Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang konkret, mencakup pembinaan dan penguatan koperasi di berbagai daerah operasional perusahaan.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menyampaikan bahwa koperasi adalah bagian penting dalam upaya perusahaan memberdayakan masyarakat secara nyata. Melalui inisiatif TJSL, Pertamina Patra Niaga mendorong lahirnya koperasi berbasis potensi lokal dan prinsip keberlanjutan.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga IT Bitung Terangi Masa Depan Anak Pesisir: Pendidikan Berkualitas untuk Generasi Emas

"Kami percaya koperasi bisa menjadi cara yang efektif untuk membangun kemandirian masyarakat. Melalui program-program TJSL, kami berusaha hadir mendampingi, bukan hanya memberikan bantuan, tapi juga mendorong agar koperasi bisa tumbuh, belajar, dan berkembang sesuai potensi yang dimiliki masing-masing daerah," ujar Heppy.

Contoh Nyata Keberhasilan Koperasi Binaan:

  • Jawa Barat (SEKOP SENI): Di Desa Suntenjaya, Lembang, Koperasi Buana Walatra Sejahtera berhasil membangun ekosistem kopi dari hulu ke hilir. Program Sentra Kopi Sejahterakan Petani (SEKOP SENI) ini menghasilkan produk Walatra Coffee yang tersertifikasi halal dan PIRT. Koperasi ini mampu meraup omzet hingga Rp110 juta sejak Oktober 2022, dengan kontribusi SHU hingga Rp13,2 juta per tahun dan tambahan pendapatan anggota hingga Rp1 juta per bulan.

  • Jawa Tengah (MAMI SERA): Di Semarang, Koperasi Trengginas Jaya Abadi menjadi penggerak ekonomi lokal melalui Program Mangunharjo Mandiri Sejahtera (MAMI SERA). Koperasi ini menyinergikan petani tambak, petani sawah, dan pelaku UMKM, mengelola lima unit usaha yang meningkatkan nilai tambah produk unggulan seperti abon ikan bandeng dan amplang.

  • Jawa Timur (KPLGS): Koperasi Produsen Lesung Gemilang Sejahtera (KPLGS) aktif mengelola kawasan hutan sosial di Desa Tambak Sari, Pasuruan. Selain membina agroforestri kopi dan alpukat, koperasi ini juga mengelola kawasan wisata religi dan UMKM sekitar lereng Gunung Arjuno.

  • Indonesia Timur (Koperasi Konsumen Tenda Siaga Bencana): Di Gorontalo, koperasi ini hadir untuk menyediakan logistik pangan saat bencana, sebagai bagian dari program Kawasan Tanggap Bencana Kelurahan Tenda.

"Harapannya, koperasi binaan Pertamina Patra Niaga bisa terus menjadi bagian dari penggerak ekonomi lokal yang kuat, mandiri, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Sejalan dengan tema Hari Koperasi ke-78 tahun ini, 'Koperasi Maju Indonesia Adil Makmur', kami optimis koperasi dapat menjadi kekuatan bersama dalam membangun masa depan yang berkeadilan dan berkelanjutan," tutup Heppy.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Pemprov Sulteng, Fokus Ketahanan dan Pemberdayaan Energi

Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen mendorong terbentuknya koperasi yang inklusif, terintegrasi, dan berbasis potensi daerah. Seluruh inisiatif ini sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muammar M

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X