SULSEL NETWORK– Pernahkah Anda menghabiskan banyak waktu hanya untuk mencari barang-barang kecil di rumah, seperti skincare, aksesoris, hingga charger ponsel? Siklus rumah yang terus-menerus berantakan meski sudah rutin dibersihkan seringkali menjadi masalah yang melelahkan.
Merespons fenomena ini, IKEA Indonesia meluncurkan inisiatif "Ga Perlu Main Petak Umpet Lagi", sebuah kampanye yang mengajak masyarakat untuk menata kembali ruang hunian mereka menggunakan sistem penyimpanan yang selaras dengan kebiasaan sehari-hari.
Dalam keseharian, barang-barang seringkali kehilangan "tempat asalnya". Nampan bisa berpindah ke balik sofa, atau kotak penyimpanan yang tadinya ditujukan untuk sementara justru menetap menjadi permanen. IKEA menilai, akar dari masalah ini bukanlah kemalasan penghuninya, melainkan ketiadaan sistem penataan yang tepat.
Sistem Penyimpanan Berbasis Kebiasaan
Interior Design Leader IKEA Indonesia, Muhammad Yusuf Attorik, menjelaskan bahwa rumah yang selalu terasa berantakan seringkali bukan karena ruangnya yang sempit atau barang yang terlalu banyak, melainkan sistem penyimpanan yang belum sesuai dengan penghuni.
Baca Juga: Jangan Pindahkan Kantor ke Rumah! Ini 7 Trik Cerdas Tata Ruang WFH Nyaman ala IKEA
"Di IKEA, kami selalu memberikan solusi yang dimulai dari kebiasaan nyata di rumah. Barang apa yang sering dipakai, di mana biasanya diletakkan, dan apa yang paling sering dicari. Dari situ, solusi yang dibuat bukan hanya rapi secara visual, tapi juga terasa lebih mudah dijalani setiap hari," ujar Yusuf, Kamis (16/4/2026).
Pendekatan ini berfokus pada penyediaan tempat yang jelas untuk barang-barang yang sering dipakai, dengan meletakkannya di area strategis (touchpoints) seperti meja rias atau dekat pintu masuk. Hal ini membuat aktivitas merapikan rumah menjadi bagian dari rutinitas yang ringan, bukan lagi tugas tambahan yang membebani.
Peran Penting Pengorganisasian Kecil
Business Leader IKEA Indonesia, Alfonsus Kristian, turut menyoroti pentingnya peran produk-produk berukuran kecil dalam membentuk kebiasaan rapi di rumah.
"Yang sering tidak disadari, justru produk-produk kecil yang paling sering dipakai punya peran besar. Solusi seperti box, tray, trolley, atau organiser bukan sekadar tempat penyimpanan, tapi membantu membentuk kebiasaan. Ketika barang punya tempat yang jelas dan mudah dijangkau, orang jadi terbiasa untuk langsung menaruh kembali," jelas Alfonsus.
Layanan Desain untuk Hunian dan Bisnis
Guna menjawab kebutuhan ruang yang lebih efisien dan terorganisir, IKEA menghadirkan layanan khusus, di antaranya:
-
Interior Design Service (IDS): Layanan yang membantu pelanggan merancang ruang secara personal berdasarkan kebutuhan dan kebiasaan spesifik mereka sehari-hari.