ekonomi

Harga Emas Antam Mampu Pecah Rekor Sepanjang Masa, Inilah Penyebabnya

Senin, 4 Desember 2023 | 16:46 WIB
Ilustrasi emas yang harus dikeluarkan zakatnya. (Freepik/wirestock )

SulselNetwork.com -- Harga emas Antam mampu menembus rekor sepanjang masa di level Rp1,14 juta per gram. Hal tersebut disebabkan peningkatan harga emas dunia dan pelemahan dolar AS.

Dilansir dari Bloomberg pada Senin (4/11/2023), harga emas melonjak sebanyak 3,1% menjadi US$2.135,39 per ons dan Bitcoin naik 1% ke level US$40.000 karena dolar AS tergelincir untuk memperpanjang kerugian dari sesi terakhirnya.

Baca Juga: Ade Armando Singgung Politik Dinasti di Jogja, Alissa Wahid: Saya Warga DIY, Anda Salah Alamat Bang!

Analisis dari Deu Calion Futures (DCFX) Andrew Fischer menjelaskan kenaikan harga emas dunia dalam sebulan terakhir berkaitan dengan kemungkinan Federal Reserve atau The Fed yang akan segera memangkas suku bunga.

"Hal itu meningkatkan daya tarik emas yang terus tumbuh tanpa memberikan imbal hasil yang signifikan,” jelasnya, dikutip Senin (4/12/2023).

Meskipun ada potensi pelemahan harga emas dalam waktu dekat, para analis memproyeksikan bahwa pelemahan tersebut akan terbatas di kisaran US$2.015-US$2.020.

Mereka menyatakan bahwa tidak ada kekhawatiran yang signifikan akan dirasakan kecuali harga emas jatuh kembali di bawah level $2.000.

Fischer menilai bahwa harga emas cenderung mengalami kenaikan setelah sebelumnya mengalami penurunan pasca-rilis data "Core PCE Price Index".

Meskipun data tersebut menunjukkan kecenderungan melemah terhadap data PCE, ia melihat adanya potensi kenaikan harga emas dalam sesi perdagangan hari ini.

Baca Juga: Update Pendaftar Haji di Makassar Mencapai 42.973 Orang, Masa Tunggu 40 Tahun

Fischer menjelaskan bahwa meskipun terjadi koreksi yang signifikan dalam pergerakan harga emas, hal ini seharusnya tidak menjadi sinyal untuk meramalkan penurunan lebih lanjut.

Sebaliknya, idia memperkirakan bahwa harga emas cenderung melanjutkan kenaikan karena secara keseluruhan tren masih menunjukkan arah naik.

Saat ini, semua mata tertuju pada komentar Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, yang dijadwalkan untuk disampaikan pada hari Jumat.

Pernyataan Powell dapat memberikan arah baru bagi pasar emas, terutama mengingat proyeksi struktural bullish dari J.P. Morgan untuk emas dan perak dalam prospek komoditas 2024 mereka.

Halaman:

Tags

Terkini