ekonomi

Sukses Dorong Pertumbuhan Solid di Semua Lini Bisnis, Pendapatan Xiaomi di Kuartal I 2025 Tembus Rp.252 Triliun

Senin, 2 Juni 2025 | 09:50 WIB
Xiaomi melampaui ekspektasi pasar dengan pendapatan kuartal pertama mencapai RMB111,3 miliar (Xiaomi)

Bisnis tablet Xiaomi juga terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Menurut Canalys, penjualan tablet Xiaomi secara global tumbuh 56,1% YoY pada Q1 2025, dan untuk pertama kalinya berhasil menempati peringkat tiga besar secara global, sekaligus mempertahankan posisi No. 3 di Tiongkok. Sementara itu, penjualan wearable bands Xiaomi menduduki peringkat No. 1 secara global dan No. 2 di Tiongkok. Untuk penjualan TWS earbuds, Xiaomi menempati peringkat No. 2 secara global dan No. 1 di Tiongkok.

Per 31 Maret 2025, jumlah perangkat IoT yang terhubung pada platform AIoT Xiaomi (tidak termasuk smartphone, tablet, dan laptop) meningkat menjadi 943,7 juta unit, naik 20,1% YoY. Sementara itu, jumlah pengguna dengan lima atau lebih perangkat yang terhubung ke platform AIoT Xiaomi (tidak termasuk smartphone, tablet, dan laptop) mencapai 19,3 juta, meningkat 26,5% YoY. Pada Maret 2025, Monthly Active Users (MAU) aplikasi Xiaomi Home juga tumbuh menjadi 106,4 juta, naik 19,5% YoY. Demikian pula, MAU AI Assistant Xiaomi ikut meningkat menjadi 146,7 juta, naik 17,5% YoY.

Margin kotor layanan internet naik menjadi 76,9% seiring dengan terus meluasnya basis pengguna

Segmen layanan internet Xiaomi terus menunjukkan pertumbuhan yang stabil, dengan pendapatan meningkat 12,8% YoY menjadi RMB9,1 miliar (sekitar Rp20,6T) pada Q1 2025. Margin kotor juga meningkat 2,7% YoY menjadi 76,9%.

Baca Juga: Penawaran Eksklusif Mei 2025, Nikmati Perpaduan Mobile Photography dan Gaya Hidup Aktif di Bundling Xiaomi 14T & Xiaomi Smart Band 9

Basis pengguna layanan internet Xiaomi semakin meluas, mencapai rekor tertinggi baik secara global maupun di Tiongkok. Pada Maret 2025, Monthly Active Users (MAU) global mencapai 718,8 juta, naik 9,2% YoY, sementara MAU di Tiongkok mencapai 181,1 juta, meningkat 12,9% YoY.

Bisnis EV Xiaomi Tumbuh Stabil, Produksi Ditingkatkan untuk Capai Target 350.000 Unit di 2025

Pendapatan Xiaomi dari Smart EV, AI, dan inisiatif baru lainnya terus menunjukkan pertumbuhan yang solid, dengan total pendapatan mencapai RMB18,6 miliar (sekitar Rp42,1T) pada Q1 2025. Penjualan kendaraan Xiaomi SU7 Series berjalan lancar, dengan total 75.869 unit terkirim selama kuartal ini. Xiaomi akan terus meningkatkan produksi dan berupaya mencapai target pengiriman 350.000 kendaraan untuk sepanjang tahun 2025.

Xiaomi juga terus memperluas jaringan penjualan dan layanan. Hingga 31 Maret 2025, Xiaomi telah membuka 235 pusat penjualan kendaraan listrik di 65 kota di Tiongkok.

Dalam setahun terakhir, Xiaomi SU7 Series telah memperkuat reputasi Xiaomi sebagai brand EV premium. Xiaomi SU7 Ultra, yang diluncurkan pada Februari lalu, telah menetapkan standar baru dengan memasuki segmen ultra-premium EV, dengan harga mulai di atas RMB 500.000 (sekitar Rp1,1 miliar). "SUV mewah berperforma tinggi" Xiaomi YU7 yang akan datang, siap untuk semakin memperluas jajaran inovasi Xiaomi di sektor EV premium.

Kapabilitas pengiriman Xiaomi EV terus meningkat, dengan total pengiriman melebihi 258.000 kendaraan sejak debutnya. Pengiriman bulanan telah melampaui 20.000 kendaraan selama enam bulan berturut-turut. Pada bulan April, Xiaomi SU7 memuncaki ranking penjualan untuk semua model mobil dengan harga di atas RMB200.000 (sekitar Rp453 juta).

Xiaomi Alokasikan RMB200 Miliar (setara Rp453,17 T) untuk R&D Lima Tahun ke Depan, Fokus pada Inovasi Chip, AI, dan OS

Xiaomi terus berkomitmen melakukan investasi pada core technologies untuk memperkuat kepemimpinan di bidang teknologi masa depan. Biaya R&D mencapai RMB6,7 miliar (sekitar Rp15,2 T) pada Q1 2025, meningkat 30,1% YoY. Hingga akhir Maret 2025, jumlah personel R&D Xiaomi mencapai rekor baru sebanyak 21.731 orang. Xiaomi juga memperluas portofolio kekayaan intelektualnya, dengan lebih dari 43.000 paten global yang diperoleh. Perusahaan berencana menginvestasikan total RMB200 miliar (sekitar Rp453,2 T) untuk R&D dalam lima tahun ke depan sebagai bentuk komitmen terhadap inovasi teknologi yang esensial.

 

Pada tanggal 22 Mei 2025 yang lalu, Xiaomi memperkenalkan Xiaomi XRING O1 — System-on-Chip (SoC) 3nm buatan sendiri yang telah diintegrasikan pada smartphone dan tablet. Ini menjadi tonggak penting dalam strategi teknologi inti Xiaomi yang mencakup chip, AI, dan sistem operasi (OS). Dengan membangun moat technology jangka panjang, Xiaomi terus menetapkan standar global dalam inovasi dan membentuk ekosistem teknologi terdepan.

Halaman:

Tags

Terkini