ekonomi

Dorong Akses Kredit Lebih Inklusif, Bank DBS Indonesia Tingkatkan Limit Joint Financing

Rabu, 20 Juli 2022 | 17:03 WIB
Bank DBS Indonesia bersama platform kredit digital, Kredivo meningkatkan limit joint financing sebagai bentuk komitmen mendorong akses kredit yang lebih inklusif.

SulselNetwork.com--PT Bank DBS Indonesia (Bank DBS Indonesia) bersama platform kredit digital, Kredivo meningkatkan limit joint financing menjadi Rp2 triliun.

Hal itu sebagai bentuk komitmen keduanya untuk secara bersama-sama mendorong akses kredit yang inklusif bagi seluruh masyarakat.

Consumer Banking Director Bank DBS Indonesia, Rudy Tandjung mengatakan, seiring dengan perkembangan pasar, Bank DBS Indonesia ingin berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan akses dan penyaluran kredit inklusif di Indonesia.

"Salah satu upaya yang ditempuh yaitu melalui skema kerja sama joint financing dengan Kredivo," kata Rudy, dalam keterangannya, Rabu (20/7/2022).

Lanjut dia, dalam dua tahun terakhir ini, pihaknya melihat dampak signifikan dalam percepatan penyaluran kredit di sektor retail melalui Kredivo, sehingga Bank DBS Indonesia meningkatkan limit joint financing ke Kredivo menjadi Rp2 triliun.

Lebih lanjut lagi, mengingat kesamaan visi kedua pihak dalam menghadirkan akses keuangan yang inovatif melalui teknologi, Bank DBS Indonesia melihat masih banyak kesempatan strategis untuk memperkuat kolaborasi bersama Kredivo.

Hal iti, kata Rudy, selaras dengan cetak biru Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025 Bank Indonesia untuk pengembangan open banking melalui interlink antara digibank by DBS dan fintech melalui Standar Open API.

CEO Kredivo Indonesia, Umang Rustagi menambahkan, pihaknya merasa bangga dapat terus menjalin kerja sama berkelanjutan dengan Bank DBS Indonesia yang merupakan salah satu bank terbaik di dunia.

Penambahan limit joint financing ini juga menjadi validasi akan potensi industri fintech dalam membuka akses kredit digital secara lebih cepat, mudah, dan terjangkau.

Kerja sama yang terjalin dengan Bank DBS Indonesia ini juga memungkinkan Kredivo untuk terus menghadirkan layanan kredit bagi lebih dari 5 juta pengguna, dan akan terus bertumbuh hingga puluhan juta pengguna dalam beberapa tahun ke depan.

"Melalui kerja sama yang solid dengan pihak perbankan seperti Bank DBS Indonesia, kami optimistis bahwa kedepannya akses layanan keuangan digital di Indonesia akan semakin inklusif dan dapat dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat," ungkap Umang.

Kedua perusahaan sudah menjalin kerja sama sejak tahun 2020, Bank DBS Indonesia telah 2 tahun berturut-turut melakukan peningkatan limit joint financing kepada Kredivo, yang sekaligus membuktikan optimisme bank kelas dunia tersebut terhadap peran strategis fintech dalam mengakselerasi penyaluran kredit ritel.

Sebelumnya, pada tahun 2020 Bank DBS Indonesia pertama kali menyalurkan pendanaan sebesar Rp500 miliar, dan telah melakukan peningkatan limit joint financing pada tahun 2021 menjadi Rp1 triliun.

Tags

Terkini