ekonomi

PT Vale Bukukan Laba 82,8 Juta Dollar AS pada Triwulan 2 Tahun 2022

Kamis, 15 September 2022 | 09:57 WIB
PT Vale saat berpartisipasi dalam acara Public Expose LIVE 2022 yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI). (Istimewa)

SulselNetwork.com -- PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali menegaskan pencapaian kinerja keuangan pada triwulan kedua tahun 2022 ini, di mana perseroan berhasil mencetak laba sebesar 82,8 juta dollar AS.

Angka tersebut 22 persen lebih tinggi jika dibandingkan dengan laba yang dibukukan pada triwulan sebelumnya. Hal itu ditegaskan PT Vale saat berpartisipasi dalam acara Public Expose LIVE 2022 yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Laba kami tetap positif dalam siklus komoditas yang sulit ini karena kami fokus pada upaya kami untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya. Selain itu, Perseroan telah diuntungkan oleh kondisi harga nikel yang baik pada triwulan ini,” kata CEO dan Presiden Direktur PT Vale, Febriany Eddy.

Lanjut dia, volume produksi PT Vale pada semester pertama tahun 2022 adalah 13 persen lebih rendah bila dibandingkan dengan produksi pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Hal itu disebabkan oleh adanya pelaksanaan proyek pembangunan kembali Tanur 4. Pekerjaan pembangunan kembali itu sendiri telah selesai dilakukan dan tanur mulai memanas sejak 18 Juni 2022.

Adapun terkait dengan keselamatan, tidak ada kecelakaan Lost Time Injury selama 2T22, dan jumlah cedera yang tercatat menurun seiring dengan selesainya pembangunan kembali Tanur 4.

"Agenda rutin manajemen akan terus kami lakukan seperti mengintensifkan Leadership in the Field, meningkatkan pengawasan keselamatan dan housekeeping di tempat kerja," tegas Febriany.

Grup merealisasikan harga jual rata-rata sebesar 40 persen lebih tinggi pada triwulan kedua tahun 2022 yang menghasilkan pendapatan 40 persen lebih tinggi dibandingkan triwulan terakhir.

Beban pokok pendapatan grup juga meningkat dari 142,3 juta dollar AS pada triwulan pertama tahun 2022 menjadi 213,9 juta dollar AS pada triwulan kedua tahun 2022, terutama didorong oleh harga komoditas dan royalti yang lebih tinggi.

Selanjutnya, terjadi tren penurunan konsumsi bahan bakar minyak dan batubara secara year-on-year disebabkan oleh adanya pelaksanaan pembangunan kembali Tanur 4.

Konsumsi batubara yang lebih rendah pada triwulan kedua tahun 2022 diimbangi dengan konsumsi HSFO yang lebih tinggi. Dimana, baik harga HSFO, diesel maupun batubara meningkat signifikan masing-masing sebesar 21 persen, 22 persen dan 49 persen bila. Bahan bakar minyak dan batubara merupakan beberapa item biaya produksi terbesar PT Vale.

EBITDA PT Vale pada 2T22 sebesar 163,4 juta dollar AS dimana lebih tinggi dibandingkan EBITDA pada pada triwulan pertama tahun 2022 sebesar 116,2 juta dollar AS.

Kas dan Setara Kas Perseroan pada 30 Juni 2022 dan 31 Maret 2022 masing-masing sebesar 585,9 juta dollar AS dan 518,0 juta dollar AS.

Pada triwulan kedua tahun 2022, PT Vale mengeluarkan belanja modal sekitar 44,8 juta dollar AS, dimana sekitar 6 persen lebih tinggi dibandingkan belanja modal yang dikeluarkan pada triwulan sebelumnya.

Menurut Febriany, Perseroan akan tetap fokus pada berbagai inisiatif produktivitas dan penghematan biaya untuk mempertahankan daya saing dalam jangka panjang tanpa mengkompromikan nilai utamanya, yaitu keselamatan jiwa merupakan hal terpenting, menghargai kelestarian bumi dan komunitas.

Tags

Terkini