SulselNetwork.com -- Makassar International Eight Festival and Forum (F8) kembali digelar di Anjungan Pantai Losari pada tanggal 7-11 September 2022.
Mercure Makassar Nexa Pettarani, hotel bintang 4 tidak ingin ketinggalan dan ikut ambil bagian dengan membuka booth food & beverage pada event tersebut.
Mercure Makassar Nexa Pettarani menawarkan makanan kekinian bagi para pengunjung, diantaranya roti manis Rp 10 ribu, belgian waffle Ro 15 ribu, dan corn dog Rp 15 ribu.
Ada juga kentang gores Rp 25 ribu, paket rice bowl ayam geprek dan es teh seharga Rp 35 ribu, paket pasta dan esteh seharga Rp 35 ribu, dan black burger Rp 50 ribu.
Sedangkan untuk minuman ada ice tea seharga Rp 10 ribu, taro ice blend, chocolate ice, vanilla coffee latte, green tea ice blend and juice yang masing-masing seharga Rp 20 ribu.
Marcom Manager Mercure Makassar Nexa Pettarani, Rian Irianto Anuggerah mengatakan bahwa ini adalah kali pertama Mercure Makassar berpartisipasi pada event bergengsi ini karena semenjak hotel berdiri event F8 tidak diselenggarakan akibat pandemi.
"Event ini jadi kebanggaan kita sebagai warga Makassar, makadari itu kami tak perlu pikir panjang untuk ikut ambil bagian menyukseskan event ini," katanya.
"Semoga saja tidak hanya F8, kedepannya pemerintah kota kita terus berinovasi menghadirkan event2 berskala internasional lainnya yang dapat menarik semakin banyak orang yang datang ke Kota Makassar," sambung Rian.
Selain makanan dan minuman, pihaknya juga menawarkan diskon spesial untuk paket pernikahan dan sosial event lainnnya seperti mappacci, ulang tahun, arisan, dan table manner selama F8 berlangsung.
"Caranya gampang, cukup datang dan deal langsung di booth kami yang terletak di Zona 1 pas di samping Masjid Terapung Amirul Mukminin," tutup Rian
Artikel Terkait
PSI Kembali Nyinyir Soal Event Formula E di Jakarta, Pernyatakan Indikator Kesuksesan
Sinopsis Hotel Del Luna Episode 16, Sedih! Perpisahan Chan Seong dan Man Weol, Nama Hotel Berubah
Pasar Butung di Makassar Tutup, Pengelola Pasar Butung jadi DPO Akibat Kasus Korupsi Rp15 Milyar