Film ini sendiri bisa di bilang salah satu film horor yang bikin orang susah tidur pada masanya, karna ada adegan seram yang bikin susah lupa.
Film ini dulu sering banget ditayangkan di Lativi. Salah satu adegan yang paling berkesan dan menakutkan adalah ada adegan setan keluar dari perut matanya ijo dan itu creepy sekali.
Selain itu, pasti Anda penasaran dengan apa itu Takien dan ternyata Takien adalah salah satu urband legend di Thailand, jadi ada sesosok hantu wanita yang menjaga pohon terbesar dan nama pohon itu adalah Takien dan nama hantu wanita yang menjaganya adalah Nang Ta-Khian.
Baca Juga: Sinopsis Gangaa Selasa 26 Juli 2022: Egois! Jhanvi Ingin Ganga Diusir dari Rumah
Dan film ini mengangkat tema urban legend tersebut. Tema yang diangkat di film ini cukup dalam, yaitu penebangan hutan secara liar berserta dampak logis dan non logisnya, dulu pas pertama kali nonton ini cuma fokus ke hantunya saja, siapa sangka ternyata cerita di sini mantep juga.
Jadi dampak logisnya jelas akan terjadi banjir, longsor dan yang paling parah banjir bandang, dan non logis di sini yang berkaitan dengan hantu dan para penunggu hutan. Dan keduanya berhasil ditampilkan dengan cukup baik di sini.
Teknis dalam menakut-nakuti dan teknis visualnya juga bagus sekali untuk ukuran film 2010. Horror indonesia 2010 kayanya masih pamer belahan dada dibanding horrornya, Thailand sudah menyuguhkan kritik sosial yang dikaitkan dengan urban legend setempat.
Hantu di sini entah kenapa warnanya hijau, awalnya di pikir agar seram karna menyerupai Hulk. Tapi pas dipikir pikir lagi, hantu di sini berwarna hijau karna menggambarkan warna hutan yang hijau.
Hantu di sini seringkali muncul menggunakan CGI, dulu mah pas nonton di tv serem banget hantunya muncul tiba-tiba walaupun komputer, tapi pas rewatch kentara sekali kasarnya, namun gua maklumi, karna perkembangan industri film pada masa itu tidak secanggih saat ini.
Horrornya sendiri masih berhasil bikin kita takut dan kita bener-bener dipush oleh teror hantu dari awal film hingga selesai, adegan yang paling gua takutin yaitu hantu muncul dari perut masih menjadi momok yang mengerikan buat kita dengan warna mata yang hijaunya. Cuma terlepas dari hantu-hantuan dan kritik sosialnya cerita di film ini agak kurang dengan banyaknya konflik yang terlibat.
Seperti konflik percintaan, pelecehan, penggusuran warga lokal dan masih banyak lagi. Jadi 1 jam setengah untuk menceritakan semua itu ga kehandle semua dnegan baik, alhasil jadi nanggung semua. Belum lagi cerita hutan berhantunya.
Jadi sebelumnya si bapak ini berhasil selamat dari hutan tersebut dengan beberapa temannya tewas, eh galama setelah itu si bapak ini balik lagi bawa putri satu satunya ke sana, maksudnya dia aja hampir mati, eh dia bawa anaknya wkwk, jadi cerita2 yang seperti ini turut memeriahkan film ini juga.
Tapi terlepas dari kekuragannya, konsep kritik sosialnya sudah terealisasikan dengan baik dan horrornya udah serem, walaupun ga seserem pas pertama kali gua nonton.***
Artikel Terkait
Sinopsis Buku Harian Seorang Istri 25 Juli 2022: Pasha Batalkan Ta'aruf Gara-gara Lihat Chiko dan Zaskia Peluk
Sinopsis Chandragupta Maurya Selasa 26 Juli 2022: Dayimaa Tahu Kebenaran Chandragupta dan Jatuh dari Balkon
Soroti Ketimpangan Kekayaan Indonesia, Said Didu: Ini Masalah Sangat Serius
Sinopsis Gangaa Selasa 26 Juli 2022: Egois! Jhanvi Ingin Ganga Diusir dari Rumah
Persiapan Lahiran Ria Ricis, Teuku Ryan Berharap Doa Agar Calon Anaknya dan Istri Dilancarkan