Kirthida meminta Radha untuk mendapatkan berkah dari resi agung. Radha maju menuju resi. Bingung, Durvasa melihat ke arah Krishna dan berpikir, “bagaimana aku bisa memberkati Devi Matha yang merupakan ibu dari alam semesta”. Krishna meyakinkannya dengan sekejap.
Radha menyentuh kakinya. Resi Durvasa memberkatinya dan menawarkannya keuntungan. “Putri Radha, saya sangat senang dan berharap makanan disiapkan oleh tangan anda jadi, saya memberkati Anda bahwa, siapa pun yang makan makanan yang disiapkan oleh tangan Anda akan panjang umur dan bahagia”. Radha dan orang tuanya merasa bahagia.
Yashoda merasa senang.
Jatila dan Ayan kesal karena rencana mereka gagal. Radha memohon kepada Rishi Durvasa untuk menerima permintaannya agar menyalakan lampu pertama Deepavali dengan tangannya. Resi menerimanya dan memerintahkan bahwa Krishna juga harus mengulurkan tangannya untuk hal yang sama. Krishna tersenyum pada resi.
Rishi Durvasa memegang korek api. Radha menambahkan api ke korek api. Krishna, Radha dan Rishi Durvasa memegang korek api bersama dan mereka menyalakan lampu besar bersama-sama.
Resi dan sekutunya pergi. Vrishban dan Nanda menemani mereka menuju pintu keluar. Ayan pergi dari sana menuju hutan sambil mengomel. Jatila mengikutinya. Jatila menghentikannya dan bertanya apa yang terjadi. Ayan mengomel karena mempercayai Radha tetapi dia menipu nya dengan membantu musuhnya.
Radha berlari menuju Ayan. Jatila memerintahkan Ayan untuk berbicara dengan Radha dengan cinta dan dirinya akan mengurus sisanya lalu Jatila pergi. Ayan berjalan jauh melihat Radha. Mereka berdua mencapai tepi sungai. Radha meminta Ayan untuk kembali. Ayan berkata, dia telah menipu nya dengan membantu musuhnya Krishna.
Seseorang jauh di dalam air mendengar mereka berbicara dan bergerak menuju tepi sungai. Radha berkata bahwa Krishna adalah seorang penyihir, tetapi keluarganya dan penduduk Gokul tidak buruk, mereka seharusnya tidak dihukum sama sekali. Radha hendak mengatakan sesuatu tapi bayangan raksasa menimpa mereka. Radha jatuh karena terkejut.
Ayan juga terkejut dan berteriak pada Radha untuk melarikan diri. Radha masih shock. Ular raksasa Kaliya (Kaalinga) muncul dari sungai. Radha takut pada ular raksasa yang muncul dari Yamuna saat dia berdiri di tepi sungai bersama Ayan.
Ayan dan Radha memutuskan untuk memperingatkan penduduk desa tentang ular berbahaya di Sungai. Dalam perjalanan mereka bertemu Krishna dan Balram lalu Radha memberi tahu mereka.
Radha kemudian memberitahu penduduk desa Gokul dan penduduk desa Barsana untuk membersihkan Yamuna karena dirinya telah melihat ular raksasa berkepala seratus di dalamnya. Semua penduduk desa sangat takut untuk tetap tinggal. Krishna marah karena Kaaliya tidak meninggalkan perairan Yamuna meskipun dirinya telah meminta nya dan yang terpenting dia memiliki keberanian untuk menakut-nakuti RADHANYA. Krishna memutuskan untuk memberinya pelajaran.
Krishna dan Balram berjalan ke sungai Yamuna dan memanggil Kaaliya tapi elang raksasa Garuda sedang melayang di atas Yamuna dan Kaaliya menolak untuk keluar. Garuda memberi hormat ke Krishna. Krishn menerima dengan anggukan. Balram kemudian menanyakan kisah Garuda dan Kaaliya.
Krishn menceritakan bagaimana ular Kaaliya dan Garuda bermusuhan sejak awal zaman, namun karena pecahan / kutukan oleh muni, Garuda tidak bisa masuk ke perairan Yamuna..itulah kenapa Kaaliya bersembunyi disini. Krishna memasuki perairan dan membuat cap di ekor Kaliya.
Penduduk desa mencari Krishna dan Balram tapi mereka terkejut menemukan mereka berdiri di perairan Yamuna. Yashoda menangis dan memohon agar Krishna keluar dan tidak membuat ibunya menangis. Krishna dan Balram memberi tahu penduduk desa dan Yashoda bahwa tidak ada ular di sini, Radha hanya salah paham.
Balram bahkan meminum air untuk membuktikan bahwa itu tidak beracun, Yamuna tetap murni seperti biasanya. Krishna tidak punya pilihan selain membiarkan Kaaliya pergi dan memperingatkan dia bahwa dia akan ditangani dengan serius jika dia kembali. Krishna dan Balram berpura-pura bahwa tidak ada ular yang keluar, mereka meyakinkan Vrindavan adalah tempat yang aman untuk ditinggali.
Nanda dan Vrishbhan senang mendengarnya. Radha berpikir bahwa ular besar itu adalah salah satu ciptaan magis Krishna sama seperti dia menciptakan Vrindavan. Radha berpikir Krishna melakukan ini untuk menakut-nakuti nya.
Artikel Terkait
Lee Min Ho dan Song Hye Kyo Satu Frame Kepergok Asyik Mengobrol, Netizen: Membuat Satu Pasangan Panas
Tes Kepribadian Gambar: Coba Jawab Anjing, Hati, atau Kucing yang Pertama Kamu Lihat?
Segera Cek Rekening BNI, Mandiri, BTN, dan BRI, Subsidi Gaji Tahap Pertama Dicairkan Senin
Profil dan Biodata Pangeran Charles yang Kini jadi Raja Inggris, Pewaris Tahta Pertama Dapat Gelar Sarjana
Viral di Sosial Media, Hacker Bjorka Unggah Dokumen Rahasia yang Diduga Milik Presiden Jokowi