SulselNetwork.com-- Beredarnya meme stupa Candi Borobudur mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi petaka tersendiri bagi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo. Pasalnya, akibat kasus tersebut, dia harus berurusan dengan hukum.
Beredarnya meme ini menjadi sorotan warganet beberapa waktu lalu. Roy Suryo yang memang dikenal aktif membuat unggahan di media sosial turut serta menyebarkan meme tersebut dengan cara mengunggahnya di akun twitternya.
Meme ini menjadi polemik karena dianggap menghina simbol negara yakni Presiden. Selain itu, juga dianggap merendahkan candi Borobudur sebagai simbol agama Buddha.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, aparat sudah turun tangan untuk mengusut kasus ini. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim tengah melakukan penelusuran terhadap pihak-pihak yang terlibat.
“Sedang didalami dan profiling oleh Direktorat Tindak Pidana Siber,” ujar Dedi saat dikonfirmasi, Selasa (14/6).
Baca Juga: Gibran Rakabuming Doakan Roy Suryo, Setelah Dibantu Kursi Roda Setelah Diperiksa sebagai Tersangka
Setelah penyelidikan berjalan, penyidik pun menemukan unsur pidana kasus tersebut. Selanjutnya kasus dinaikan ke tahap penyidikan. Tak lama dari itu, Roy Suryo resmi ditetapkan sebagai tersangka.
“Hari ini benar (Roy Suryo) sedang diriksa di Polda Metro dengan status sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan saat dikonfirmasi, Jumat (22/7).
Usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka, penyidik tak langsung menahan Roy Suryo. Saat keluar ruang pemeriksaan Roy Suryo juga berdalih sakit sehingga harus dibantu oleh kursi roda saat meninggalkan Polda Metro Jaya.
Namun, tak berselang lama, Roy Suryo malah membuat polemik setelah terpergok ikut touring acara Komunitas Mercedes Benz SL Club (MBSL) Indonesia di Rest Area Km 11 Tol Jagorawi pada Minggu (31/7).
Di sana Roy Suryo bahkan nampak ceria dan bisa tertawa, padahal tengah berstatus sebagai tersangka.
Roy mengaku kehadirannya di sebatas sebuah apresiasi kepada salah satu Anggota Senior MBSL yang saat itu merayakan ulang tahun. Dia mengaku masih dalam kondisi saat hadir di acara tersebut.
“Karena masih dalam pemulihan kesehatan, maka saya datang tidak sendiri, namun didampingi Aspri dan bahkan disopiri oleh driver, di samping tetap masih menggunakan Cervical-Collar (penopang Leher medis) sesuai Petunjuk Rumah Sakit,” kata Roy dalam keterangan tertulis, Rabu (3/8).