SulselNetwork.com -- Makan gorengan memang sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Indonesia, selain rasanya enak, gorengan juga dapat menjadi cemilan yang mengenyangkan.
Gorengan seperti tempe, tahu hingga bakwan, jenis gorengan yang masih jadi favorite. Selain tekstur crunchy dan rasanya yang gurih, berbagai jenis gorengan juga sulit dilepaskan masyarakat lantaran harganya yang murah.
Tak hanya gorengan, rokok juga sangat sulit dilepaskan masyarakat di Tanah Air. Rokok bahkan disebut-sebut sebagai salah satu cara bagi mereka untuk melepaskan stres bersamaan dengan secangkir kopi hitam.
Bahkan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, hasil survei penggunaan tembakau pada usia dewasa dari 60,3 juta di tahun 2011 lalu menjadi 69,1 juta perokok di tahun 2021 lalu.
Makan gorengan yang berlebih dan konsumsi rokok diketahui berdampak buruk pada kesehatan tubuh. Lantas mengapa Rokok dan Gorengan begitu sulit untuk dilepaskan masyarakat saat ini?
Terkait hal tersebut, melalui unggahannya di Instagram, pendakwah kenamaan dr Zaidul Akbar punya jawabannya tersendiri. Salah satunya adalah terkait kebiasaan.
"Paling menurut saya adalah kebiasaan, atau kebahagiaan yang mendominasi di dua hal tersebut. Apa hasil dari kebiasaan, atau kebahagiaan tadi..? Sependek pengetahuan saya kayaknya juga ga bisa banyak dibahas," ungkap dokter Zaidul Akbar dikutip dari caption Instagramnya.
Pendakwah yang juga menerapkan sunnah Rasulullah SAW ini mengungkap bahwa penting mengubah pola kebiasaan di masyarakat untuk memberikan asupan baik pada tubuh.
Baca Juga: Pakar Kesehatan dr Zaidul Akbar Bagikan Resep Alami untuk Mengobati Sinusitis dari Bonggol Nanas
"Yang menjadi pesan disini adalah ada yang mengkonsumsi sesuatu karena hal tadi (kita ga bahas perihal syariatnya ya) dan tapi kalau mau naik kelas, bagaimana jika kebahagiaan, kebiasaan, tadi didapatkan dari hal yang jelas manfaatnya, khasiatnya, dan bahkan bisa memperbaiki diri, sel sel tubuh bahkan dan tubuh kita..?," lanjut unggahan dr Zaidul Akbar.
Beliau menjelaskan juga bahwa memberikan tubuh dengan asupan yang baik bisa menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah.
"Dan ditambah lagi dengan adab yang tinggi dan luhur ketika ia mengkonsumsi yang jelas-jelas manfaat dan khasiatnya tersebut. Lalu ia mengkonsumsi yang jelas tersebut sebagai bentuk adabnya terhadap tubuh yang diciptakan Allah, sebagai bentuk rasa syukurnya..indah banget khan," lanjut unggahannya.
Baca Juga: Media Asing Soroti Perppu Ciptaker Jokowi yang Gugurkan Putusan MK