Allahumma inna hadza kholqun jadidun faftahhu 'alayya bitto'atika wakhtimhu lii bimaghfirotika wa ridwanika warzuqni fiihi hasanatan taqbaluhaa minni wa zakkihaa wa dho'ifha lii wa ma 'amiltu fiihi min sayyitin faghfirli innaka ghafurur rohim wadudun karimun
Artinya:
“Ya Allah, hari ini adalah ciptaan yang baru, maka bukalah hari ini dengan kepatuhanku kepada-Mu, dan tutuplah hari ini dengan ampunan dan ridha-Mu. Berilah hamba rezeki kebaikan hari ini, terimalah kebaikan itu dari hamba, bersihkanlah dan lipatgandakanlah untuk hamba. Amal buruk yang hamba lakukan hari ini, ampunkanlah. Engkaulah yang maha pengampun, penyayang, pengasih dan maha mulia."
Baca Juga: Review Drama Korea The Glory: Balas Dendam dengan Cara Elegant Seorang Siswi Korban Bullying
3. Doa agar Diberikan Kecukupan dan Dijauhkan dari Hal yang Haram
Dalam mencari rezeki pun baiknya mencari yang halal serta tidak mengerjakan sesuatu yang dilarang oleh Allah.
Hal ini selaras dengan doa yang pernah Nabi Muhammad menurut hadis yang pernah diriwayatkan Tirmidzi, Rasulullah panjatkan doa ini semata-mata berharap dan selalu bergantung kepada Allah SWT.
Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak
Artinya:
“Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karuniaMu dari bergantung pada selainMu.”
Dari ketiga doa ini, semoga Anda selalu mengamalkan serta membacanya selepas salat, dan selalu berpikiran positif atau husnudzon kepada Allah.
Perlu diingat juga bahwa kita sebagai manusia harus bisa menikmati setiap rezeki yang sudah diberikan sang Pencipta.***
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Sulsel dan Sekitarnya Hari Ini, 4 Januari 2023, Ada Potensi Hujan Lebat
Sinopsis Nakusha 3 Januari 2023: Kala dan Rops Heran Mengapa Supriya Selamat
Drama Korea The Glory Tuai Pujian, Wajah Pemeran Remaja dan Dewasa Disebut Sangat Mirip
Review Drama Korea The Glory: Balas Dendam dengan Cara Elegant Seorang Siswi Korban Bullying
Desas-desus Pembentukan 3 Provinsi Baru di Sulsel jika Layak Pemekaran, Sang YouTuber Ini Jelaskan Analisisnya