Pemerintah Klaim Indonesia 20 Tahun Surplus Telur dan Daging Ayam, Luhut: Ini Kita Baru Tahu

photo author
Muammar M, Sulsel Network
- Kamis, 20 Maret 2025 | 14:10 WIB
Pemerintah menginstruksikan penggunaan tray atau tempat makan untuk MBG adalah produk lokal.  ((Instagram/badangizinasional.ri))
Pemerintah menginstruksikan penggunaan tray atau tempat makan untuk MBG adalah produk lokal. ((Instagram/badangizinasional.ri))

SULSEL NETWORK - Pemerintah mengklaim bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

Salah satunya berkaitan dengan perternakan ayam yang menghasilkan telur dan daging ayam.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengungkapkan jika Indonesia sebenarnya surplus telur ayam.

Karena itu, MBG diklaim sebagai salah satu program yang digunakan untuk penyerapan surplus telur ayam di Indonesia.

Ia mengatakan ketika target 82,9 juta penerima manfaat terpenuhi dan ada satu hari BGN meminta menu MBG berupa telur, maka dibutuhkan 82,9 juta butir telur ayam dalam satu hari tersebut.

Baca Juga: Soal Pemeriksaan KPK Terkait Anggaran MBG yang Diubah Menjadi Rp8.000, BGN: Kalau Kelebihan akan Dikembalikan

Dadan juga mengatakan bahwa belum semua orang di Indonesia mampu membeli telur ayam.

“Nah, sekarang Indonesia kelebihan telur 200 ribu ton, kelebihan ayam 600 ribu ton, jadi kita surplus,” ujar Dadan saat hadir di acara Buka Puasa Bersama Kadin Indonesia di Jakarta International Convention Center pada Jumat, 14 Maret 2025 lalu.

“Kenapa surplus? Karena yang mampu membeli telur dan ayam hanya 30 persen penduduk Indonesia, sementara 60 persen anak-anak Indonesia kekurangan gizi," imbuhnya.

“Jadi sekarang Badan Gizi Nasional hadir di tengah-tengah untuk menyerap yang kelebihan dan men-deliver yang kekurangan,” jelasnya.

Baca Juga: Ada Kasus Keracunan MBG, Kepala Badan Gizi Nasional: Itu Mitra yang Baru-baru

Persoalan surplus telur dan daging ayam ini juga diungkapkan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.

“Kita ternyata selama 20 tahun itu surplus telur dan daging ayam, jadi dengan program (MBG) ini akan menggerakkan ekonomi dalam bidang telur dan ayam,” kata Luhut dalam konferensi pers usai bertemu Prabowo di Istana Kepresidenan pada Rabu, 19 Maret 2025.

Luhut menambahkan kalau fakta tersebut terungkap usai program Makan Bergizi Gratis dijalankan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muammar M

Tags

Rekomendasi

Terkini

X