Pagelaran Wayang Gus Miftah Pakai Kata Kasar, Jubir Partai Ummat: Ini Bukanlah Budaya Kami

photo author
Muammar M, Sulsel Network
- Senin, 21 Februari 2022 | 18:11 WIB
Humas Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya alias Nahra (pr.com) (Zul)
Humas Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya alias Nahra (pr.com) (Zul)

SulselNetwork.com-- Juru Bicara Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya ikut menyoroti pagelaran wayang yang dilakukan Gus Miftah di Pondok Pesantren Ora Aji Kalasan, Yogyakarta.

Mustofa mengaku miris melihat kata-kata kasar yang digunakan dalang dalam pagelaran tersebut.

"Mohon maaf, saya orang Jawa Tulen. Sejak kecil nonton wayang, tak nemu bahasa-bahasa kasar macem ini. Bahasa kasar semacam dalang ini, bukanlah budaya kami. Maturnuwun," kata Mustofa dikutip dari akun Twitter-nya, Senin 21 Februari 2022.

Seperti diketahui pendakwah Gus Miftah memanen hujatan netizen usai menggelar wayang kulit dengan tujuan mengkritik Khalid Basalamah. Pagelaran wayang yang diadakan kelompok Pengajian Gus Miftah itu digelar di Pondok Pesantren Ora Aji yang dipimpinnya di Kalasan, Yogyakarta, pada Jumat, 18 Februari 2022.

Baca Juga: Gus Umar Semprot Gus Miftah Soal Pertunjukkan Wayang Mirip Khalid Basalamah, Katanya Cuma Cari Sensasi Saja

Pagelaran wayang berjudul Wayang Haram Dalang Ngamuk Wayang Basalamah Dikepruki Dalang bisa ditonton di kanal Youtube Adara NH pada Ahad, 20 Februari 2022 dengan judul AJURRR!! Wayang Basamalah Dimusnahkan Dalang. Khalid Basalamah juga dimunculkan sebagai wayang dengan sosok mirip dia.

"Sigri milir....sang gethek si nogo bajul. Wah, begitu pandai iblis itu menyematkan imamah dan jubah. Dengan warna putih, seakan begitu suci tanpa noda, dengan menghitamkan yang lainnya," kata Gus Miftah menyindir Khalid Basalamah ketika memberikan sambutan saat pagelaran wayang itu.

"Kamu siapa? Aku tahu jenggotmu panjang tapi belum tua. Wajar tak tahu budaya dan tatakrama," kata dia melanjutkan sindirannya.

Di wayang itu, dalang terlihat mengamuk terhadap Khalid Basalamah, yang menggunakan kata kasar untuk mengungkapkan kegeramannya. Persoalan Khalid mengemuka setelah dia menjawab pertanyaan jamaahnya mengenai apakah wayang dilarang.

Meski tidak menyebut haram, Khalid mengatakan, seharusnya menempatkan Islam sebagai tradisi dan bukan sebaliknya, menjadikan tradisi sebagai Islam.

Pilihan diksi dalang dan sindiran yang dilontarkan Gus Miftah membuat namanya memuncak trending topic di Twitter hari ini. Hampir semua netizen melontarkan hujatan kepada Gus Miftah.(***)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muammar M

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X