Netizen Sebut Presiden Jokowi Egois dalam Pemberian Subsidi Minyak Goreng di Bulan Ramadan

photo author
Muammar M, Sulsel Network
- Minggu, 3 April 2022 | 09:34 WIB
Jokowi (Era.id)
Jokowi (Era.id)

Kementerian Perdagangan mencatat antara 14-16 Februari 2022 distribusi minyak goreng di Medan sebanyak 25 juta liter. Tetapi saat ditelusuri langsung, Lutfi menyatakan minyak goreng di Medan kosong.

Tak lama, akun Twitter @partaisocmed langsung mengkritik keputusan pemerintah itu.

"Ini yg disebut pengobatan symptomatik, hanya mengobati gejalanya bukan penyakitnya itu sendiri. Penyakitnya adalah praktek kartel dan monopoli yg didukung negara bercampur kongkalikong pejabat-pengusaha sehingga menghasilkan sistem ekonomi yg anti persaingan dan tidak efisien.

Sehebat apapun pembangunan infrastruktur Pak

@jokowi tdk akan membawa keberhasilan ekonomi krn diabaikannya prinsip utama utk tumbuhnya ekonomi yg kuat, yaitu persaingan pasar yg sehat. Kompetisi dr para pelaku ekonomi akan menghasilkan efisiensi, inovasi & harga yg kompetitif.

Subsidi harga tidak pernah menyelesaikan masalah karena jika kompetisi para pelaku usaha berjalan maka harga akan jadi kompetitif. Contoh, kartu perdana dulu harganya jutaan krn dikuasai Telkomsel dan Indosat saja, tapi setelah kompetitor bermunculan harganya sekarang 5 ribu.

Subsidi harga hanya akan menyelamatkan pihak yg sedang berkuasa tetapi menumpuk beban bagi anak cucu yg harus menanggung cicilan utangnya di masa depan. Sebuah solusi yg egois dari pemimpin yg tidak visioner atau tersandera kepentingan."***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muammar M

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X