Bongkar Kedok Kunjungan Jokowi ke AS, Ukraina hingga Rusia, Said Didu: Beginilah Oligarki Bekerja

photo author
Muammar M, Sulsel Network
- Senin, 4 Juli 2022 | 13:09 WIB
Mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu memberikan kritikan tajam kepada Presiden Jokowi mengenai kebijakan harga minyak goreng. (BPMI Setpres / Tangkapan Layar Kanal YouTube MSD)
Mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu memberikan kritikan tajam kepada Presiden Jokowi mengenai kebijakan harga minyak goreng. (BPMI Setpres / Tangkapan Layar Kanal YouTube MSD)

SulselNetwork.com-- Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu kembali membongkar keberadaan oligarki di rezim Jokowi-Ma'ruf.

Lewat akun Twitternya @msaid_didu, Said Didu membeberkan beberapa motif oligarki yang terlihat dari kunjungan kerja Presiden Jokowi keluar negeri.

Mulai dari saat, Jokowi menemui CEO Tesla Elon Musk di Amerika Serikat. Dalam kesempatan itu, Jokowi mengajak orang terkaya nomor satu dunia itu berinvestasi di Indonesia.

"Ke AS katanya lobby investor, faktanya promo Kopiko," tulis Said Didu dikutip, Senin (4/7/2022).

Yang terbaru, Said Didu menyoroti misi perdamaian yang dilakukan Jokowi saat berkunjung ke Ukraina lalu ke Rusia.

"Ke Ukraina dan Rusia, katanya misi perdamaian, faktanya lobby impor gandum. Beginilah oligarki bekerja," ungkap Said Didu.

Baca Juga: Mahfud MD Beri Bocoran Calon Menpan RB, Katanya Sudah di Kantong Jokowi

Diketahui, pihak Ukraina membantah klaim Presiden Jokowi yang mengaku membawa pesan dari Presiden Volodymyr Zelenskyy untuk Presiden Rusia Vladimir Putin dalam kunjungan kenegaraannya belum lama ini.

sekretaris Kantor Presiden Ukraina, Serhii Nikiforov Volodymyr membantah klaim Jokowi yang mengaku membawa pesan dari Zelenskyy untuk Putin.

Serhii Nikiforov Volodymyr mengatakan, jika Presiden Zelenskyy ingin sampaikan pesan ke Putin, dia akan melakukannya secara terbuka di media. Tidak melalui perantara.

“Jika Presiden Volodymyr Zelenskyy ingin mengatakan sesuatu kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, dia akan melakukannya secara terbuka, dalam pidato hariannya,” kata Serhii Nikiforov diberitakan media lokal Pravda.

Dia mengatakan bahwa fokus utama pembicaraan antara Jokowi dan Zelenskyy adalah terkait importir. Mereka tidak berbicara terkat solusi perdamaian.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muammar M

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X