Xi Jinping Menuju Presiden Seumur Hidup, Respons Amerika Serikat dan Kondisi Ekonomi China

photo author
Muammar M, Sulsel Network
- Senin, 19 September 2022 | 10:03 WIB
Presiden Tiongkok Xi Jinping ikut menyampaikan duka atas meninggalnya Ratu Elizabeth II. (ANTARA)
Presiden Tiongkok Xi Jinping ikut menyampaikan duka atas meninggalnya Ratu Elizabeth II. (ANTARA)

SulselNetwork.com-- Dalam beberapa pekan mendatang, proyeksi pencalonan Xi Jinping untuk menjadi Presiden Tiongkok 3 periode bakal dibahas dalam pertemuan Partai Komunis Tiongkok.

Rencana itu juga bakal menempatkan Xi Jinping menjadi pemimpin seumur hidup, dengan kekuatan yang menyaingi era Mao Zedong.

Xi kemungkinan memastikan setidaknya lima tahun lagi memegang kendali. Bagaimana dampaknya jika Xi Jinping maju 3 periode?

Berikut adalah fakta-fakta yang perlu diketahui tentang perebutan kekuasaan Xi di Kongres Partai yang akan digelar pada 20 Oktober nanti. Seperti apa dampaknya terutama bagi hubungan Tiongkok dengan negara maju lainnya seperti AS.

Kongres Partai Sudah Setuju

Setiap 5 tahun Partai Komunis Tiongkok akan membahas calon presiden selanjutnya. Tahun ini Kongres Partai kemungkinan akan menyetujui amandemen konstitusi yang tidak ditentukan.

Isinya memungkinkan masa jabatan ketiga Xi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Xi telah membatasi komentarnya tentang Kongres mendatang pada poin-poin propaganda.

“Kongres Nasional ke-20 akan menawarkan prospek rencana strategis dua tahap untuk upaya membangun negara sosialis modern yang hebat dalam segala hal,” kata Xi pada sesi studi pejabat tingkat provinsi dan menteri di Beijing pada bulan Juli lalu.

Baca Juga: Pernyataan Keras Presiden China, Tuding Konsep Demokrasi Barat Sumber Kekacauan dan Perang

Tercatat dalam Sejarah

Dilansir dari Politico, Minggu (18/9), Partai Komunis Tiongkok mengirim telegram masa jabatan ketiga Xi dengan resolusi Komite Sentral pada bulan November yang mengabadikannya sebagai tokoh penting dalam kekuasaan Tiongkok.

Resolusi sejarah Pleno Keenam menempatkan Xi setara dengan Mao dan Deng Xiaoping, yang mendalangi pertumbuhan ekonomi meteorik Tiongkok selama empat dekade.

Xi telah memimpin negara satu partai otoriter yang semakin agresif dan ekspansif yang didukung oleh empat partai Tiongkok

Hubungan Panas Dingin dengan AS

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muammar M

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X