Tim melibatkan labfor, bank BI, BRI, BNI dan bantuan dari rektor UIN Alauddin Makassar.
"Ternyata alat dan barang bukti yang kami dapatkan di dalam kampus salah satu universitas ternama di Gowa," jelasnya.
Ada 100 jenis barang bukti disita, termasuk mesin pencetak uang palsu tersebut. Selain barang bukti, pihak kepolisian juga mengamankan terduga pelaku Kepala perpustakaan dan satu staf UIN Alauddin Makassar.
Berdasarkan keterangan polisi, uang palsu yang sempat dicetak di kampus UIN Alauddin, berkisar Rp2 miliar. Sebagian uang itu telah disebarkan ke daerah, di antaranya, Gowa, Mamuju (Sulbar), dan Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Selebihnya, Rp 446 juta berhasil disita dari lokasi yang diduga sebagai tempat percetakan. Uang palsu itu ini dalam penguasaan Polres Gowa. Ibrahim disebut menjadi otak di balik pencetakan uang palsu ini.
Baca Juga: Minta Dukungan AHY: Stadion, Infrastruktur, dan Kanal jadi Program Prioritas Appi-Aliyah di Makassar
Pelecehan seksual di Unhas
Mahasiswi FIB Unhas sebut saja Bunga menjadi korban pelecehan seksual. Pelakunya dosen.
Bunga, angkatan 2021 mengaku, peristiwa tersebut terjadi pada 25 September lalu, ketika ia datang melakukan bimbingan terkait rencana penelitian skripsinya.
Ia diminta bertemu dengan Firman di ruang kerjanya di Dekanat FIB Unhas.
“Selama ini saya bimbingan layaknya dosen dan mahasiswa, tapi pada hari itu setelah bimbingan, saya minta pulang, namun ditahan,” ungkap Bunga kepada Tribun-Timur.com, Senin (18/11/2024).
Saat itu, waktu perkuliahan sudah selesai, dan Bunga meminta izin pulang. Namun, Firman tetap memaksa agar Bunga tidak meninggalkan ruangan.
“Jam 4 sore saya mulai bimbingan. Lalu, karena saya rasa sudah sore, saya ingin pulang,” jelas Bunga.
“Awalnya dia pegang tangan saya, tapi saya memberontak terus. Dia kemudian memaksa untuk memeluk saya, tapi saya menolaknya.”
Bunga menceritakan bahwa Firman terus memaksanya melakukan tindakan tidak senonoh di ruang kerjanya.
Artikel Terkait
Kalla Toyota Hadirkan Wonderful December, Waktu yang Tepat Membeli Mobil Impian Sebelum Harga Naik
Awal Mula Terbongkarnya Kasus Pabrik Uang Palsu di Kampus UIN Alauddin Makassar
Polisi Tangkap Pembuat Benang Jaringan Uang Palsu di Kampus UIN Makassar di Wajo
2 Pegawai Terlibat Uang Palsu di Kampus UIN Alauddin, Ada Kepala Perpustakaan
Minta Dukungan AHY: Stadion, Infrastruktur, dan Kanal jadi Program Prioritas Appi-Aliyah di Makassar