SulselNetwork.com-- Menyambut HUT Sulsel ke-353 pada 19 Oktober mendatang, ada baiknya kita kembali membuka lembaran sejarah.
Salah satunya mengenal para pahlawan yang berasal dari Sulawesi Selatan, yang terlibat aktif dalam perebutan kemerdekaan Indonesia di zaman dahulu kala. Dari sekian banyak pahlawan, delapan orang di antaranya adalah:
1. Sultan Hasanuddin
Terlahir dengan nama Muhammad Bakir I Mallombasi Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangape, Sultan Hasanuddin merupakan pahlawan nasional yang berjuang melawan pasukan Belanda di Makassar.
Namanya kini diabadikan untuk Universitas Hasanuddin, Kodam XIV/Hasanuddin dan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar, KRI Sultan Hasanuddin dan Jl Sultan Hasanuddin di berbagai kota di Indonesia.
2. Ranggong Daeng Romo
Setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, Ranggong dinobatkan menjadi salah satu orang yang memprakarsai berdirinya organisasi perjuangan di Polombangkeng oleh Karaeng Pajonga Daeng Ngalle, yaitu Gerakan Muda Bajeng (GMB).
Pada tanggal 21 Februari 1946, Ranggong memimpin perang untuk pertama kalinya dengan kekuatan lebih kurang seratus pasukan menyerang pertahanan Belanda. Serangan tersebut dilakukan di sebelah Selatan Makassar serta menimbulkan kesengitan yang luar biasa di antara kedua belah pihak.
Baca Juga: Sulsel Suplai 25 Persen Kebutuhan Beras Nasional, Bulog Sebut Dikirim ke Aceh hingga Papua
3. Andi Mappanyukki
Andi Mappanyukki adalah salah tokoh pejuang dan seorang bangsawan tertinggi di Sulawesi Selatan. Ia pulalah yang memimpin raja-raja di Sulawesi Selatan untuk bersatu dan bergabung dengan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) pada tahun 1950.
Andi Mappanyuki diangkat sebagai pahlawan nasional menjelang proklamasi, ia juga bertindak sebagai penasihat BPUPKI. Setelah Indonesia merdeka, ia menyatakan bahwa Kerajaan Bone merupakan bagian dari Republik Indonesia.
Pada masa Republik Indonesia Serikat, ia ikut menuntut peleburan Negara Indonesia Timur ke dalam RI. Keteladanan dan keteguhan hatinya dalam berjuang dilkuti oleh putra-putranya, yaitu Andi Pangeran Petta Rani dan Andi Abdullah Bau Maseppe.
4. Pong Tiku
Pong Tiku atau dikenal juga dengan nama Ne' Baso, adalah pemimpin dan gerilyawan Toraja yang beroperasi di Sulawesi Selatan.
Artikel Terkait
Inflasi Sulsel pada September 2022 Sebesar 1,12 Persen, Ini Penyebabnya
Ganjar Pranowo Temui Andi Sudirman di Rujab Gubernur Sulsel, Bahas Soal Ini
Ingin Balik Nama Kendaraan, Segera Manfaatkan Program Pembebasan BBNKB-II dari Bapenda Sulsel
Komisi Aparatur Sipil Negara Ungkap Hasil Lelang Kepala Inspektorat Sulsel Tak Sesuai Keinginan Gubernur