SulselNetwork.com — Menikmati sejuknya mentari pagi dan teduhnya senja di Pulau adalah salah satu hal yang terindah. Sorot cahaya matahari yang saling bertatap dengan mata tanpa batas, menjadikan bathin dan pikiran merasakan kejernihan.
Duduk ditepi pantai sambil mendengar gemericik ombak, suara burung bersiul, desir-desir pasir yang tersapu air, dan terhindar dari suara latto-latto, rasa-rasanya adalaha anugerah terbesar dari Tuhan.
Lantas apakah pesona keindahan seperti ini akan sirna ketika Pulau yang indah itu dihuni oleh segerombolan sampah, ulah manusia? Tentu ini menjadi tanggungjawab kita menjaga lingkunga agar pesonanya tak luruh hanya karena sampah.
Adalah Pulau Gusung, berada di pesisir pantai Kota Makassar. Selain pantainya yang indah, biru laut dan terumbu karangnya juga kini tidak kalah menariknya. Seperti pantai di Bali, pulau yang berada di wilayah selatan Kota Makassar ini mulai menjadi incaran para pelancong lokal.
Baca Juga: Warga Curhat Anak Tidak Sekolah gegara Jembatan Putus, Pemkab Sediakan Bus Sekolah
Pulau Gusung berada di kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan. Pulau ini sangat mudah diakses, jaraknya yang begitu dekat dengan pelabuhan nelayan Kayubangkoa Makassar hanya ditempuh dalam waktu 15 menit menggunakan kapal nelayan.
Di seberang Pulau Gusung juga terdapat Pulau Pasi yang terletak tepat di sebelah Selatan. Layaknya pulau-pulau indah yang ada di Makassar, pulau ini juga memiliki spot yang dapat digunakan untuk diving dan memancing.
Biaya yang Diperlukan juga cukup terjangkau, menggunakan kapal nelayan, Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp20.000 untuk perjalanan pulang pergi ke pulau ini, dan memasuki area pulau, anda hanya memberikan tip seikhlasnya ke penjaga pulau untuk biaya kebersihan dan keamanannya.
Namun di balik Indahnya Pulau ini, terlihat di sudut-sudut pun di sekitar pantai begitu banyak sampah yang berserakan, seperti sampah plastik. Padahal, wisatawan lokal maupun mancanegara, banyak yang tertarik berlibur ke Pulau ini.
Baca Juga: Kapal Diterjang Ombak, Mayat Pria ditemukan Mengapung di Pulau Kawassang Pangkep
Salah satu komunitas sosial di Makassar, sebut saja Muda-mudi Tzu Chi Makassar, tergerak untuk membersihkan sampah-sampah yang menodai kecantikan Pulau Gusung. Sehingga mereka memiliki misi untuk melakukan pembersihan sampah tersebut.
Mengubah sampah menjadi emas, begitulah keinginan para relawan Muda-mudi yang mengerahkan rombongannya untuk menyisir sampah yang memenuhi Pulau Gusung.
Sebagai salah satu bentuk kepedulian kepada lingkungan, mereka ingin melakukan pelestarian lingkungan di Pulau Gusung ini.
Mereka berangkat dari dermaga mulai sore hari, sekira pukul 16:00 Wita. Meski cuaca sedikit mendung dan gerimis, tapi tak menyurutkan niat mereka.
Artikel Terkait
Deretan Alasan Hakim Hingga Vonis Bharada Richard Eliezer 1 Tahun 6 Bulan Penjara
Partai Ummat Terang-terangkan Akui Pakai Politik Identitas, Husin Shihab: Tenggelamkan Parpol Ini!
Tanggapi Vonis Bharada E, Kuasa Hukum Brigadir J: Kita Punya Kepentingan Melindungi Dia
Kapal Diterjang Ombak, Mayat Pria ditemukan Mengapung di Pulau Kawassang Pangkep
Warga Curhat Anak Tidak Sekolah gegara Jembatan Putus, Pemkab Sediakan Bus Sekolah