Sedangkan, Pimpinan OJK Frederica Widyasari Dewi, menyampaikan apresiasinya atas penerimaan dan sambutan pada pertemuan ini.
"Alhamdulillah diterima luar biasa, saya sangat suprise dengan penyambutan ini dan Insya Allah ini membawa berkah untuk kita semua," ucapnya.
Ia menjelaskan terkait peranan OJK. Sebelum adanya OJK, pengawasan sektor keuangan terpisah-pisah. Sehingga banyak kasus kejahatan memanfaatkan celah tersebut.
"Tidak saling berdiskusi dan ini fenomena seluruh dunia, akhirnya dibentuk OJK di mana pengawasan satu atap untuk pasar modal, perbankan, asuransi dan dana pensiun. Dan InsyaAllah koperasi yang open look masuk ke kita, kripto dan lain-lain itu masuk ke OJK. Di mana tugas OJK menjadi sangat besar," paparnya.
Ia menjelaskan, potensi keuangan di Sulsel sangat besar. Melalui program OJK, misalnya dapat membantu untuk melakukan raising fund (menghimpun dana) untuk go public melalui pasar modal.
"Itu ada tim untuk bagaimana cara mendatangkan fund masuk ke Sulsel, termasuk bisa dari luar negeri. Itu bisa membantu untuk mengakselerasi pembangunan di sini," jelasnya.
Ia juga mendukung apa yang disampaikan Bahtiar bahwa di Sulsel harus tumbuh sumber-sumber ekonomi baru.
"Sektor keuangan bisa mendukung apapun yang diperlukan untuk pemulihan ekonomi dan pengendalian inflasi," pungkasnya. (*)
Artikel Terkait
Film The Nun II Diangkat dari Kisah Nyata seperti The Conjuring? Begini Penjelasannya
Sinopsis Hotel Mumbai: Ketika Hotel Mumbai Disetang Sekelompok Teroris dari Pakistan dengan Senjata dan Bom
Sinopsis JODHA AKBAR di ANTV Episode 117: Pangeran Salim Berduaan dengan Teman Putri Man Bai di Kamar
Sinopsis KASAUTII ANTV Hari Ini 11 September Eps 114: Partner Baru Komolika, Mr Bajaj Dalam Kesulitan
Jungkook BTS Jadi Artis Asia dan K-Pop Pertama Hiasi Sampul Majalah DAZED UK, Trending Topik di Twitter