SulselNetwork.com - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), prosperity platform yang berfokus pada penyediaan akses keuangan inklusif bagi UMKM akar rumput, mengumumkan kolaborasi strategis dengan International Finance Corporation (IFC), yaitu institusi keuangan anggota World Bank Group.
Melalui kolaborasi ini, Amartha dan IFC menyalurkan modal kerja hingga tiga triliun rupiah yang akan disalurkan sebagai permodalan produktif bagi perempuan pengusaha ultra mikro di Indonesia.
Baca Juga: CASN 2023 Resmi Dibuka 20 September, Catat Link, Syarat, Cara Login & Jadwalnya
Andi Taufan Garuda Putra, Founder and CEO Amartha menjelaskan, “Amartha menyambut baik kolaborasi strategis dengan IFC. Kolaborasi ini sejalan dengan bisnis model yang dilakukan oleh Amartha dalam mengurangi ketimpangan akses keuangan digital bagi perempuan pelaku usaha ultra mikro di pedesaan.
Pendanaan dari IFC tidak hanya membantu Amartha untuk memperluas basis investor berskala internasional saja, tetapi juga memperluas layanan keuangan digital ke berbagai wilayah pelosok di Indonesia. Amartha meyakini kolaborasi ini akan menciptakan dampak yang berkelanjutan”.
Dengan meningkatkan akses terhadap pembiayaan bagi UMKM di Indonesia, IFC dan Amartha akan mendukung dunia usaha yang secara kolektif mempekerjakan puluhan juta orang dan memberikan kontribusi penting bagi perekonomian Indonesia.
Baca Juga: Juventus Sebut Allegri Keluarkan Putusan atas Kasus Doping Paul Pogba dan Sinetron Leonardo Bonucci
Kerja sama ini juga berpotensi memperdalam pasar modal Indonesia yang dapat memacu investasi serupa di masa mendatang.
Lebih dari 20.000 UMKM menerima penyaluran modal dari Amartha setiap harinya. Amartha juga fokus berkontribusi terhadap pemerataan pembangunan ekonomi di luar pulau Jawa, dengan lebih dari 70% permodalan disalurkan ke luar Pulau Jawa.
Hal ini sejalan dengan tujuan Pemerintah Indonesia untuk mencapai inklusi keuangan digital yang merata di seluruh pelosok Negeri.
Riccardo Puliti, Regional Vice President dari IFC untuk Asia dan Pasifik menyampaikan, bangga menjadi bagian dari inisiatif yang tidak hanya menyediakan struktur inovatif dan solusi pembiayaan berkelanjutan bagi kelompok underserved di sektor perekonomian, namun juga memperdalam pasar modal Indonesia.
"Kesenjangan akses permodalan yang dihadapi oleh perempuan pengusaha ultra mikro di Indonesia – yang sangat penting bagi perekonomian secara keseluruhan – semakin melebar karena adanya COVID-19 yang menyebabkan perempuan harus menanggung beban rumah tangga dan tekanan pengasuhan anak yang semakin besar selama pandemi. Kerja sama ini merupakan kemenangan bagi perempuan dan kemenangan bagi perekonomian”.
Dalam menyediakan layanan keuangan inklusif, Amartha fokus mengembangkan teknologi adaptif dan membangun infrastruktur keuangan digital bagi segmen akar rumput. Infrastruktur digital merupakan kunci untuk mendorong inklusi keuangan digital yang berpotensi menumbuhkan ekonomi Indonesia.
Baca Juga: Sukses dalam Drakor Moving, Go Yoon Jung Kini Siap Bintangi Spin-Off Hospital Playlist
Artikel Terkait
Rutin Makan Ceker Ayam Dapat Buat Kulit Glowing dan Bersinar, Tak Perlu Pakai Skincare Kata dr Zaidul Akbar
Pertamina Go Live Program PADMA, Digitalisasi Refuelling Avtur untuk 6 Depot Pengisian Pesawat Udara
8 Fitur Baru di iPhone 15, Nyatanya Ngejiplak HP Android, Apa Saja?
Siapkah Swifties? Petunjuk Album 1989 Taylor’s Version yang Akan Dirilis Taylor Swift
Penjelasan Ending Drakor Moving, Beneran di Luar Ekspektasi! Beda dari Versi Webtoon?