Catat 1.779 Kegiatan di Tahun 2024, OJK Sulselbar Komitmen Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat  

photo author
Sutriani Nasiruddin, Sulsel Network
- Rabu, 12 Februari 2025 | 07:52 WIB
OJK Sulselbar Gelar TPAKD Summit 2024
OJK Sulselbar Gelar TPAKD Summit 2024

 

SULSEL NETWORK-- Sejak Januari hingga Desember 2024, Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama Lembaga Jasa Keuangan telah melaksanakan total 1.799 kegiatan edukasi kepada masyarakat.

Kepala OJK Sulselbar, Darwsiman mengatakan kegiatan tahun 2024 mencakup berbagai bentuk pelaksanaan, seperti sosialisasi, training of trainers, workshop, dan program edukasi lainnya, dengan fokus utama meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

 Baca Juga: Data OJK: Usaha Mikro Masih Mendominasi Penyaluran Kredit di Sulsel

“Kegiatan ini berhasil menjangkau sebanyak 972.295 peserta yang berasal dari berbagai kelompok, termasuk masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, perempuan, dan tenaga kerja di berbagai sektor,” kata Darwisman.

Darwisman menyebut antusiasme besar juga ditunjukkan oleh pelajar dan mahasiswa yang turut berpartisipasi dalam program ini. Kegiatan edukasi ini menjadi wujud nyata komitmen OJK dalam mendukung terciptanya masyarakat yang melek keuangan serta mampu mengakses layanan keuangan secara bijak.

Tidak hanya itu, upaya ini juga memberikan manfaat langsung kepada pelaku UMKM melalui pelatihan cakap keuangan, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

 Baca Juga: Sektor Perbankan di Sulsel Tumbuh Stabil di Tahun 2024, OJK: LDR Terjaga dan Rasio Kredit Bermasalah di Level Aman

Selain melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi keuangan sebagaimana dimaksud, Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat juga telah mencanangkan Program Agen Literasi.

Program ini bertujuan untuk membekali pemuda di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dengan pengetahuan yang komprehensif tentang sektor jasa keuangan, sehingga mereka dapat menjadi perpanjangan tangan OJK dalam melaksanakan edukasi dan sosialisasi keuangan kepada masyarakat.

“Melalui program ini, diharapkan tingkat literasi dan inklusi keuangan di Indonesia, khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, dapat meningkat,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muammar M

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X