Sebagai acuan, pengendara baiknya mengambil sekitar lima detik untuk mempercepat kendaraan 44 kilometer per jam dari berhenti. Sedangkan untuk transmisi manual, gunakan posisi throttle sedang dan perpindahan gigi antara 2000 dan 2500 rpm.
Pengendara diharapkan dapat mengemudi secara stabil, penurunan kecepatan dengan akselerasi yang cepat dapat meningkatkan penggunaan BBM hingga 30 persen di jalan raya.
Pengendara yang berhenti dan melaju dengan cepat dapat mengurangi efisiensi bahan bakar. Jika berada di jalan raya, cruise control adalah alat yang hemat bahan bakar jika tengah melakukan perjalanan darat atau melakukan perjalanan jauh.
Dalam situasi mengemudi biasa, pengendara lebih baik meluncur ke arah tanda berhenti atau lampu merah daripada menginjak rem, hal ini membantu menghemat bahan bakar.
Tak hanya dapat mengurangi penggunaan BBM, hal ini juga mengurangi keausan pada ban dan rem. Salah satu upaya dalam menghemat penggunaan BBM ialah pengendara dapat menghemat penggunaan AC saat berkendara.
Selain itu, pengendara juga dianjurkan untuk menggunakan BBM berkualitas, menerapkan tekanan ban yang sesuai, tidak memanaskan mesin terlalu lama, memghindari jam padat lalu lintas dan mengemudi dengan kecepatan konstan hingga tidak melakukan akselerasi serta mengerem mendadak.
Artikel Terkait
Penjualan Fortuner Hampir 1000 Unit Pertahun, Kalla Toyota Optimis Penjualan Tumbuh
Suara Lantang Jusuf Kalla Tolak Penundaan Pemilu: Negara Bakal Ribut!
KALLA Catat Transaksi Rp30,6 Miliar Selama Gelaran F8 Makassar