Meski begitu, Anda selaku pemilik kendaraan yang rusak akibat terkena bencana alam seperti gempa, tanah longsor, atau banjir tidak perlu merasa khawatir bisa mendapatkan perlindungan dari asuransi.
Sebab, Anda bisa mendapatkan pertanggungan dari perusahaan asuransi jika telah melakukan perluasan pertanggungan karena faktor alam maupun kerusuhan (huru-hara). Jika Anda memilih opsi perluasan tersebut, tentu saja penting untuk dipahami bahwa biaya premi yang dibayarkan akan bertambah.
Lindungi dengan Perluasan Asuransi
Khususnya untuk fenomena dan bencana alam yang tidak bisa prediksi kapan datangnya dan sebesar apa risiko kerusakan yang bisa diberikan ke mobil pribadi, maka Anda bisa menambah jaminan perluasan.
Sesuai dengan Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor (PSAKBI), risiko bencana seperti banjir, gempa bumi, longsor sampai gunung meletus merupakan jaminan perluasan dari asuransi kendaraan. Untuk itu, Anda selaku nasabah harus menambah jaminan perluasan atau SRCC asuransi.
Jika tidak memiliki SRCC asuransi, maka segala kerusakan kendaraan yang dialami tidak akan ditanggung pihak asuransi.
Adapun klausul tentang ketentuan perluasan pertanggungan SRCC terdiri dari tiga risiko, yaitu risiko yang dijamin, risiko yang dikecualikan, dan risiko sendiri.
Itulah informasi mengenai biaya perbaikan kendaraan roda empat yang terdampak bencana alam. Untuk bisa mendapatkan perlindungan tersebut, maka penting melengkapi kendaraan kesayangan dengan perluasan asuransi.
Artikel Terkait
OLX Autos Layanan Mobil Bekas Hadir di GIIAS dengan Beragam Benefit Menarik, Konsumen Menjangkau Lebih Mudah
OLX Autos Jual Beli Mobil Bekas Online dengan Cepat, Tepat, dan Aman: Buat Konsumen Makin Nyaman
Mobil Listrik Semakin Populer, Kenali Jenisnya Sebelum Membeli
Promo Kalla Toyota Bulan Oktober 2022, Beli Mobil Berkesempatan Menang Motor Benelli