Review Serial Jepang First Love: Top 10 di Netflix, Tentang Kisah Cinta Anak SMA yang Dipermainkan Takdir

photo author
Mardhani Muchlis, Sulsel Network
- Sabtu, 3 Desember 2022 | 19:54 WIB
lirik lagu First Love yang dipopulerkan oleh Utada Hikaru lengkap dengan terjemahan dalam Bahasa Indonesia.
lirik lagu First Love yang dipopulerkan oleh Utada Hikaru lengkap dengan terjemahan dalam Bahasa Indonesia.

Cinta pertama yang manis

Beberapa orang mungkin akan menganggap kedua tokoh utama kita ini baperan dan enggak jelas. Maksudnya, apa yang diharapkan dari bayangan saat masih SMA? Apa gunanya menyimpan sosok laki-laki atau perempuan yang sekarang jalannya sudah jauh banget dari kita? Lagipula, mereka kan cuma pacaran sebentar, enggak sebanding dengan bagaimana Yae dan Harumichi menjalankan hidup bersama orang lain selanjutnya.

Baca Juga: Sinopsis Yehh Jaadu Hai Jin Ka 3 Desember 2022: Aman Kecewa Roshni Punya Perjanjian dengan Jin

Ya, memang hal itu enggak realistis, tetapi banyak terjadi. Maksudnya, cinta pertama itu adalah saat pertama kita merasakan reaksi kimia aneh dalam tubuh terhadap orang lain, yang membuat darah berdesir, bibir ingin tersenyum setiap kali membayangkan dirinya --walaupun hubungan itu enggak serius.

Lebih lagi dalam serial ini, semuanya terjadi saat SMA, masa di mana kita enggak punya banyak tanggung jawab kecuali belajar dan ketika mimpi masih mudah untuk dirancang. Tentu akan beda ceritanya kalau mereka ketemu saat kuliah atau saat bekerja. Mungkin, reaksi mereka akan lain. Mungkin, cara mereka menyimpan ingatan akan lain.

Kita akan dibuat gemes dengan bagaimana Harumichi Namiki masih pakai tanggal ulang tahun Yae Noguchi saat mereka sudah enggak ketemu belasan tahun lamanya. Kemudian saat Namiki sudah pacaran sama orang lain selama tujuh tahun (Namiki terlihat seperti pecundang saat berhadapan dengan kekasih masa kininya).

Nasib dan kehidupan terasa brengsek saat keduanya menjalankan hidup masing-masing. Namun entah kenapa lagu First Love-nya Utada Hikaru tiba-tiba terdengar di radio. Coba, bukannya hidup sering main-main dengan kita pada saat kita sedang enggak melakukan apa pun yang ada hubungannya dengan masa lalu?

Ada film, poster, atau lagu yang mengingatkan kita tentang mantan tiba-tiba ada begitu saja, padahal hal tersebut udah enggak nge-tren pada saat ini. Formula semacam ini juga pernah dipakai oleh film ngenes tentang mantan lainnya seperti Serendipity, dan tentu saja 5 CM per Second.

Takdir yang main-main

Beberapa adegan menunjukkan bahwa keduanya masih berada di kota yang sama, pernah berada di lokasi yang sama, hampir bertemu, tetapi enggak kunjung bertemu hingga episode terakhir. Terlihat difabrikasi? Enggak juga! Soalnya, banyak orang yang nyatanya ingin saling bertemu tetapi enggak kunjung bisa bertemu.

Terkadang kita berada di kota yang sama dengan mantan, ingin melihatnya walau satu kali lagi dalam kehidupan, tetapi hidup enggak mengizinkan. Entah apa alasannya. Mungkin memang pada saat itu kalian enggak ditakdirkan bertemu dan memperbaiki atau setidaknya, berdua mengenang banyak hal.

Delapan episode pertama dan separuh episode terakhir First Love adalah film yang berat bagi orang yang gamon alias gagal move-on serta masih punya banyak hal yang belum diselesaikan dengan mantan pertama atau cinta pertama kita. Semuanya seperti menyindir kita, semuanya akan mengingatkan kita tentang betapa jayanya kehidupan saat masih remaja dan saat kalian masih bersama, tetapi sayang itu semua kenangan. Realitanya, kehidupan semakin pahit bagi banyak orang dan perjalanan cinta dengan cinta pertama kita enggak selamanya berjalan mulus.

Buat kamu yang masih suka kepikiran dia yang kamu cintai untuk pertama kalinya, ada banyak adegan, kalimat, dan kejadian yang membuat kamu harus mempersiapkan tisu. Enggak ada tokoh labil yang menyebalkan semacam Takaki di 5 CM per Second, dan cerita Yae Noguchi-Harumichi

Namiki enggak sengenes itu. Nuansa film ini enggak bikin depresi, bahkan banyak yang menyenangkan. Namun, semua keindahan cerita cinta pertama dan bagaimana kita mengingat cinta pertama itu, rasanya memang bikin sesak di dada.

Selain kisah keduanya, kisah cinta anak Yae Noguchi, Tsuzuru, juga asyik. Ia adalah tipikal anak broken home yang hobi menyembunyikan perasaan (bahkan ke orang yang dia sukai), bingungan, tetapi punya bakat musik. Sayang, ayahnya adalah tipe laki-laki mapan yang tentu saja cuma memerhatikan masalah akademis anak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mardhani Muchlis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X