Dutta hanya menjawab bahwa makanan itu untuk dimakan dan bukan untuk dipuji. Nakku dan Dutta pun kemudian membahas usaha keras Supriya membuat cemilan tersebut.Kala dan adik2nya masuk ke kamar Kala, Kala memanggil2 Kishore tapi Kishore tidak ada di kamar. Kala melihat ada banyak kertas bergambar berserakan dimeja. Kala pun mengeluh bahwa Kishore tidak bisa melakukan apapun dengan benar bahkan untuk menjaga Anay sekalipun. Roopskemudian memberitau mereka mengenai Supriya yang membuatkan cemilan untuk Dutta.
Kala berbicara dengan adik2nya agar melihat pertunjukannya nanti karena mereka tidak akan pahamdengan rencananya.Supriya tengah menyuapi Ravi cemilan yang dibuatnya, Ravi pun mencium tangan Supriya dan memuji masakannya. Mereka lalu membahas Dutta, Supriya berbicara buruk mengenai Dutta yang tidak merespon jerih payahnya membuat cemilan untuknya. Kemudian terdengar ketukan di pintu.
Keduanya menjadi terkejut.Ravi menenangkan Supriya dan menyuruhnya membuka pintu. Supriya bergerak membuka pintu dan terkejut melihat Dutta disana. Dutta kemudian melangkah masuk sementara Ravi bersembunyi dibaliktempat tidur Supriya.Dutta kemudian menanyakan keberadaan Ravi, Supriyapun terlihat gugup dan berbohong pada Dutta bahwa Ravi sedang disuruhnya mengambilkan balsam untuk sakit kepalanya.
Dutta bertanya apakah harus memanggil dokter tapi Supriya menolak. Supriya menanyakan keperluan Dutta, Dutta bertanya siapa yang membuat cemilan tadi dan Supriya menjawab bahwa dirinyalah yang membuatnya, Dutta hanya mengatakan bahwa cemilan buatannya enak. Baji mengintai mereka dari balik kamar dan tertawa. Dutta kemudian kembali berkata pada Supriya bahwa cemilannya benar2 enak lalu Dutta beranjak .
Baji menunggu Dutta dan saat Dutta muncul melihat Baji masih tertawa Dutta menampar tipis Baji yang memata2inya lalu mereka beranjak pergi. Supriya sendiri segera menutup pintu dan menguncinya. Ravi keluar dari tempat persembunyiannya dan berbicara dengan Supriya.Sahib dan ibu Supriya sedang mengobrol di kamar, Baadi muncul membawakan cemilan untuk mereka. Sinopsis Nakusha
Dutta tengah melamun, berkas2nya bertebaran tertiup angin dan Dutta mencoba membereskannya. Supriya sendiri tengah bermesraan dengan Ravi di kamar. Sementara Nakku melamunkan saat2 bersama Dutta.Nakku kembali berdandan dan melamun. Baadi masuk ke kamar dan terkejut melihat Nakku.
Baadi kemudian berbicara dengan Nakku mengenai perasaan Nakku terhadap Dutta.Nakku merasa sedih dan menangis saat menceritakan tentang cintanya pada Dutta, Baadi menenangkannya dan kemudian Nakku mengajak Baadi keluar kamar. Mereka ke teras dan Nakku mengajak Baadi menari, Baadi mengingatkan Nakku karena takut ada yang melihat mereka.
Tapi Nakku menenangkan ibunya dan kembali mengajaknya berbicara.Dutta masih mengingat2 Supriya dan berjalan ke balkon, Baadi lalu melihat Dutta dan terkejut. Baadi lalu menutupi Nakku dengan sareenya dan membawanya pergi kembali kekamar.
Pagi harinya, Supriya tengah berdandan. Kala masuk ke kamarnya dan mengajaknya pergi melihat2 mangalsutranya. Kala lalu mengajaknya keluar kamar dan mereka bertemu Ravi. Kala lalu meminta pendapatRavi mengenai kecantikan Supriya kemudian mengajak Supriya pergi.Sahib tengah memilih2 perhiasan bersama yang lain. Kala muncul bersama Supriya dan Ravi.
Mereka lalu memilih2 perhiasan, Supriya ingin meminta pendapat Ravi, dia lalu pura2 menjatuhkan kalung yang dipilihnyadan menunjukkan secara tidak langsung pada Ravi. Ravi memberi kode bahwa dia setuju dengan pilihannya tersebut. Kala memperhatikan gerak gerik mereka.
Kala lalu mengatakan sesuatu sambil menyindir Supriya dan Nakku. Nakku pun beranjak pergi. Sementara itu Dutta tengah menunggu Baji yang berbicara dengan seorang lelaki. Dutta lalu bertindak dan mengancam lelaki tersebut dengan senjatanya, Nakku mendatangi mereka. Dutta secara reflek mengarahkan senjatanya pada Nakku.
Dutta dan Baji mengusir Nakku tapi Nakku mengatakan pada Dutta agar ikut dengannya keruang tamu. Baji menyuruh Dutta pergi bersama Nakku atau Nakku tidak akan pergi.Dutta dan Nakku turun ke lantai bawah, Kala berbicara pada Dutta. Sahib juga ikut berbicara pada Dutta agar memilih mangalsutra untuk Supriya.Dutta berkata bahwa sebuah mangalsutra harus disertai perasaan dalam hati dan tidak cukup hanya dengan perhiasan, lalu Dutta beranjak pergi.
Baca Juga: Sinopsis Anupamaa 8 Januari 2023: Anupama Meluapkan Kekecewaannya, Deevika Memarahi Kavya
Dutta kembali ke kamarnya, Baji masih memberi peringatan pada lelaki tadi. Nakku ikut naik ke lantai atas hendak mengambil gelas kosong dan mendengar Dutta mengancam lelaki tadi. Baji lalu pergi bersama lelaki tadi. Nakku mengambil gelas dan hendak pergi, Dutta menghentikannya dan bertanya apakah dia tidak ingin menceramahinya mengenai mangalsutra tadi. Nakku berkata tidak dan hendak pergi tapi Dutta lagi2 menghentikannya lalu Dutta mengeluarkan sebuah peti kecil dari lemarinya dan meletakkannya di atas meja
Artikel Terkait
Begini Kata Danny Pomanto ke Pejabat Pemkot Makassar: Kalau Ada Non Job Sabar!
ARMY Indonesia Berikut Harga Tiket dan Jadwal Tayang 'BTS: Yet to Come in Cinemas' Format 2D, 4DX dan ScreenX
Spesifikasi HP Huawei Terbaru, Kualitas Kamera Paling Jernih, Chip Snapdragon 888 dan RAM 12 GB
Jalan Ruas Rantepao - Sa'dan - Batusitanduk 5,4 Km Rampung 100 Persen, Gubernur Sulsel: Sekaligus Jalur Pintas
Kuota Haji Indonesia 2023 Sebanyak 221 Ribu, Tidak Ada Batasan Usia Kesepakatan Menag Yaqut-Menteri Haji Saudi