SulselNetwork.com-- Rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J segera dimulai. Saat ini kelima tersangka sudah tiba di lokasi pertama yakni di rumah pribadi Irjen Pol Ferdy Sambo Jalan Saguling, Mampang, Jakarta Selatan.
Kelima tersangka menumpangi kendaraan taktis Brimob yang berbeda. Ferdy Sambo tiba terlebih dahulu di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB mengenakan pakaian tahanan berwarna orange. Selanjutnya Putri Candrawathi juga tiba.
Adapun 3 tersangka lainnya Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiualias Bharada, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma’ruf datang menggunakan kendaraan sama. Turut hadir dari LPSK mendampingi Bharada E yang berstatus sebagai justice collaborator.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, ada 28 adegan yang akan diperagakan Ferdy Sambo Cs hari ini. “Rekonstruksi hari ini akan meliputi 78 adegan,” kata Dedi di lokasi, Selasa (30/8).
Baca Juga: Banding Ferdy Sambo Disebut Cuma Akal-akalan, Kamaruddin Simanjuntak: Demi Dapat Hak-hak Pensiun
Dengan rincian, 16 adegan meliputi peristiwa tanggal 4,7, dan 8 di lokasi Magelang. Lokasi Magelang sendiri bakal digantikan dengan tempat lain untuk menggelar rekonstruksi.
Lalu, lokasi Saguling ada 35 adegan meliputi peristiwa tanggal 8 dan pascapembunuhan Brigadir J.
“Kemudian, di rumah Kompleks Polri, Duren Tiga sebanyal 27 adegan terkait peristiwa pembunuhan Brigadir J,” jelas Dedi.
Diketahui, 5 orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Mereka adalah Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Brigadir Kepala Ricky Rizal (RR), Irjen Pol Ferdy Sambo (FS), KM, dan yang terbaru adalah Putri Chandrawathi.
Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan, masing-masing tersangka memiliki peran berbeda. Untuk eksekutor penembak adalah Bharada E.
“RE melakukan penembakan korban,” kata Agus di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/8).
Baca Juga: Dipecat Secara tidak Hormat dari Polri, Ferdy Sambo Ajukan Banding
Kemudian RR dan KM berperan membantu serta menyaksikan penembakan. Terakhir Ferdy Sambo yang memerintahkan penembakan. “FS menyuruh melakukan dan menskenario, skenario seolah-olah tembak menembak,” jelas Agus.
Sedangkan Putri terekam CCTV berada di di lokasi dan ikut serta dalam proses pembunuhan berencana kepada Brigadir J. “(PC) mengikuti dan melakukan perencanaan pembunuhan Brigadir J,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian.