Sejarah Mengapa 1 Muharram Menjadi Hari Pertama Dalam Kalender Hijriyah? Simak Penjelasannya

photo author
Ramadhani, Sulsel Network
- Selasa, 12 Juli 2022 | 09:32 WIB
Beginilah asal-usul Dzulqadah, yang berdasarkan urutan kalender Hijriyah, bulan ini menempati urutan ke-11, diapit Syawal dan Dzulhijjah. (Pixabay/pinterastudio)
Beginilah asal-usul Dzulqadah, yang berdasarkan urutan kalender Hijriyah, bulan ini menempati urutan ke-11, diapit Syawal dan Dzulhijjah. (Pixabay/pinterastudio)

SulselNetwork.com -- Tahun Baru Islam 144 Hijriah atau 1 Muharram diperingati pada 30 Juli 2022 dalam kalender masehi tahun ini.

Umat muslim di seluruh penjuru dunia tentunya sangat menyambut Tahun Baru Islam pada 1 Muharram ini.

Namun terlepas dari itu, pernahkah Anda tahu tentang sejarah Tahun Baru Islam.

Berbicara mengenai sejarah, pastilah akan panjang ceritanya. Sehingga kali ini akan sedikit diulas mengenai sejarah Tahun Baru Islam 1 Muharram sebagaimana dilansir dari video di kanal YouTube kakovie bercerita, diunggah pada 20 Agustus 2020.

Baca Juga: Mengapa Bharada E Tak Terluka Sama Sekali Saat Baku Tembak dengan Brigadir J di Rumah Kadiv Propam Polri

Dikutip dari video tersebut, sejarah 1 Muharram Tahun Baru Islam ditandai dengan peristiwa besar yakni hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Kota Makkah ke Madinah.

Sehingga, pada saat itu disepakati bahwa 1 Muharram adalah hari pertama dalam Kalender Hijriah atau tahun baru Islam dan tahun 1 Hijriah adalah ketika Nabi Muhammad SAW bersama Abu Bakar hijrah dari Mekkah ke Madinah pada 622 Masehi.

Sebenarnya, hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah merupakan peristiwa hijrah ketiga selepas hijrah ke Habasyah dan Thaif.

Namun, peristiwa hijrah ke Madinah inilah yang merupakan tonggak awal pembentukan masyarakat Islam yang mandiri dan berdaulat.

Sehingga saat itu bernilai penting dan tak tergantikan dalam sejarah keemasan Islam. Momen hijrah dari Mekah ke Madinah inipun dianggap sebagai tonggak penting dalam sejarah Islam.

Karena inilah, penanggalan komariah yang digunakan umat Islam dijuluki kalender hijriah. Disebut demikian karena penanggalan ini berpatokan pada tahun pertama hijrah dari Mekkah ke Madinah.

Namun, pada dasarnya kalender hijriah ini baru digunakan secara masal dan ditetapkan sebagai kalender resmi di masa Kekhalifahan Rasyidin, khususnya di tampuk khalifah Umar bin Khattab.

Ide untuk merumuskan dan menetapkan kalender resmi Islam ini lahir dari usul gubernur Abu Musa al-Asyari yang mengalami kesulitan dalam pengarsipan surat yang ditulis tanpa tanda tahun.

Hal ini dikarenakan bangsa Arab biasanya hanya menyematkan tanggal dan bulan, tanpa membubuhi tahun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ramadhani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X