Listrik Hadirkan Kehidupan Tuk Warga Pulau Kecil, yang Dulu Redup Kini Terang Benderang

photo author
Muammar M, Sulsel Network
- Jumat, 15 Desember 2023 | 07:33 WIB
Aktivitas warga Pulau Lae-lae di sebuah gadde-gadde, yang akhirnya bisa menonton televisi di siang hari (Dokumentasi)
Aktivitas warga Pulau Lae-lae di sebuah gadde-gadde, yang akhirnya bisa menonton televisi di siang hari (Dokumentasi)

SulselNetwork.com -- Ketika kita berhenti sejenak dan merenung tentang kehidupan, seringkali kita lupa bahwa tak ada yang lebih bercahaya daripada energi dari kesempatan yang hadir pada kita hari ini.

Mungkin saat ini kita sedang menghadapi tantangan, mungkin kita tengah berjuang melawan badai kehidupan. Di tengah semua itu, percayalah, terdapat cahaya harapan yang selalu bersinar, dan itulah kesempatan.

Menikmati listrik di daerah terluar di Makassar, kini tak hanya sebatas mimpi bagi warga di pulau ini. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero sebagai tulang punggung ketenagalistrikan di Indonesia terus berupaya menerangi negeri, menghadirkan listrik untuk kehidupan yang lebih baik hingga ke pelosok.

Adalah Pulau Lae-lae yang merupakan pulau kecil terletak di bagian Barat Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Letak Pulau Lae-lae bersebelahan dengan pulau kecil bernama Pulau Samalona. Pulau Lae-lae menyimpan keindahan panorama alami pantai berpasir putih.

Pulau Lae-lae juga adalah pulau yang ukurannya tidak terlalu besar, hanya sekitar 0,04 km persegi. Meski demikian, Pulau Lae-lae menjadi pulau yang memiliki panorama indah. Pengunjung yang menginjakkan kaki di pulau ini akan disambut dengan hamparan pasir putih dan pepohonan yang telah terlihat mengering. Jika cuaca cerah, pemandangan pantai lebih memesona, dengan adanya perpaduan pantai dan awan putih di langit.

Jumlah penduduk yang tinggal di pulau ini pun tidak begitu banyak, hanya sekitar 2.000-an jiwa. Jam operasional Pulau Lae-Lae buka setiap hari selama 24 jam. Para wisatawan tidak dikenakan biaya tiket masuk untuk berkunjung ke Pulau Lae-Lae, sehingga mereka hanya perlu mengeluarkan biaya untuk sewa perahu penyebrangan.

Keindahan Pulau Lae-lae kini semakin bertambah, sebab setelah puluhan tahun redup akhirnya bisa terang benderang, sejak 27 Oktober 2023. Sebelumnya, Pulau Lae-lae hanya dialiri listrik 6-12 jam di malam hari.

Memberi Harapan Cerah bagi Warga

Pemandangan pulau Lae-lae.
Pemandangan pulau Lae-lae. (Antara)

Layanan listrik yang dihadirkan PLN Sulselrabar bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk layanan listrik 24 jam di Pulau Lae-Lae, Makassar ini memberikan harapan yang cerah untuk para warga pulau. Listrik akhirnya telah menerangi pulau kecil itu setelah bertahun-tahun hidup dengan penerangan seadanya.

Aktivitas yang sebelumnya serba terbatas pada malam hari, kini tak lagi menjadi kendala karena listrik sudah bisa dioperasikan 24 jam. Pun anak-anak bisa bebas belajar pada malam hari dengan penerangan yang layak.

Irfan, salah satu warga Pulau Lae-lae menyampaikan rasa harunya, dia mengaku sudah bisa menonton acara televisi di siang hari. Terutama nonton berita atau pertandingan sepak bola.

"Alhamdulillah, dulu itu kita di sini [Pulau Lae-lae] kesulitan kalau mau nonton TV di siang hari, ataupun lakukan aktivitas-aktivitas yang membutuhkan listrik di siang hari. Kalaupun ada kegiatan yang penting, warga di sini biasanya memanfaatkan gengset bekas," ujar Irfan sambil menyeruput kopi hitamnya.

Ketua RT 003 Lae-lae Rahimah, mengatakan kehadirian listrik 24 jam memang telah lama dinantikan. Kini, warga mengaku lebih produktif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muammar M

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X