SULSEL NETWORK—Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara memaparkan pertumbuhan kredit di Sulsel pada tahun 2024 sebesar 4,2 persen, angka ini jauh di bawah nasional yang mencapai 10 persen.
Sektor yang mengalami pertumbuhan tinggi di Sulsel ada pada sektor pertanian dan kehutanan serto sektor perumahan.
“Tahun ini jika pengeluaran di sektor pemerintahan berkurang, maka harus didorong pengeluaran pada sektor investasi dan ekspor. Sektor jasa keuangan khususnya perbankan harus ikut andil membantu permodalan,” kata Mirza dalam Acara pengukuhan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Barat berlangsung di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (17/3/2025).
Mirza Adityaswara berharap dukungan pemerintah daerah dan seluruh pihak kepada Kepala OJK Sulselbar yang baru Moch Muchlasin. Khususnya dalam pengembangan potensi daerah dan UMKM.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman meminta dukungan sektor jasa keuangan dalam mendukung pemerintahan daerah. Terutama dukungan OJK dalam pengembangan bank milih daerah yaitu Bank Sulselbar yang sahamnya dimiliki pemerintah daerah di Sulsel dan Sulbar.
“Kami berharap dukungan OJK dan sektor jasa keuangan dalam mendukung pembangunan di daerah. Di tengah program efisiensi, dukungan sumber keuangan di luar APBN dan APBD tentu sangat dibutuhkan,” kata Andi Sudirman.
Baca Juga: Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Generasi Muda, OJK Sulselbar Gandeng UIM Al Gazali
Pemprov Sulsel juga meminta OJK Sulselbar untuk mendukung UMKM dan pengusaha lokal di Sulsel. Salah satu program Pemprov Sulsel untuk penguatan UMKM adalah dengan menghadirkan Bank Wakaf Mikro.
Artikel Terkait
Awal Tahun 2025, Satgas PASTI OJK Sudah Blokir 4.036 Entitas Keuangan Ilegal
OJK Ingatkan Masyarakat Waspada Investasi dan Pinjol Ilegal Jelang Lebaran
OJK Sulselbar Sambut Baik Rencana Pemkot Makassar Aktifkan Kembali Bank Perkreditan Rakyat
OJK Sulselbar Sebut BNPL Bisa Jadi Solusi Modal Usaha Bagi UMKM