Total Aset Perbankan Sulsel Rp167 Triliun, Kredit Usaha Mikro Terus Tumbuh

photo author
Mardhani Muchlis, Sulsel Network
- Senin, 2 Januari 2023 | 14:36 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan industri perbankan nasional tahun depan masih akan dihadapkan beberapa tantangan. (Foto: Ilustrasi)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan industri perbankan nasional tahun depan masih akan dihadapkan beberapa tantangan. (Foto: Ilustrasi)

Kredit usaha mikro terus tumbuh

Realisasi kredit kepada UMKM di Sulsel tumbuh 21,49% yoy menjadi Rp54,63 triliun. Pertumbuhan tertinggi terdapat pada kredit usaha mikro 120,82% yoy menjadi Rp25,05 triliun. Adapun kredit usaha kecil tumbuh 2,74% yoy menjadi Rp19,26 triliun namun

Penyaluran kredit usaha mikro menengah mengalami kontraksi sebesar 30,63% yoy yakni menjadi 10,32 triliun.

Kredit Restrukturisasi Perbankan menunjukkan trend yang menurun
Tren kredit restrukturisasi menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Total kredit restrukturisasi Bank Umum posisi November 2022 sebesar Rp17,39 triliun, turun sebesar Rp7,03 triliun atau mengalami penurunan 28,80% secara ytd jika dibandingkan posisi Desember 2021.

Baca Juga: Aldi Taher Ikut Sumbang Rp1 Juta untuk Pengobatan Indra Bekti: So What! Semangat Selalu Kak Dhila

Penurunan kredit restrukturisasi sebagian besar terjadi di hampir seluruh sektor ekonomi. Hal ini menunjukkan pemulihan perekonomian wilayah Sulawesi Selatan semakin membaik.

Kinerja Industri Pasar Modal dan Industri Keuangan Non Bank

Perkembangan industri pasar modal posisi November memperlihatkan pertumbuhan yang cukup tinggi di masa pandemi ini. Hal ini terlihat pada peningkatan inklusi masyarakat di Sulsel yang mencapai 49,35% secara yoy atau menjadi sebesar 295.160 rekening akan produk pasar modal seperti saham, reksadana dan Surat Berharga Negara (SBN). Selain itu nilai transaksi saham sampai dengan November 2022 sebesar Rp23,90 triliun.

Perkembangan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) di Sulawesi Selatan posisi Oktober 2022 tetap menunjukkan kinerja positif di tengah pemulihan ekonomi sebagai dampak pandemi. Kinerja dana pensiun mampu tumbuh positif, tercermin dari total aset tumbuh 3,81% yoy menjadi Rp 1,22 triliun.

Begitu pula dengan piutang yang disalurkan oleh Perusahaan Pembiayaan yang juga tumbuh 19,95% yoy menjadi Rp15,21 triliun. Jamkrida Sulsel juga mencatatkan pertumbuhan yang tinggi untuk aset sebesar 24,20% secara yoy menjadi 77,09 miliar.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mardhani Muchlis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X