Review Serial Korea Somebody Review: Tentang Kisah Cinta Pembunuh Berantai dan Perempuan Asperger

photo author
Mardhani Muchlis, Sulsel Network
- Sabtu, 3 Desember 2022 | 05:10 WIB
Simak penjelasan ending drama Korea Somebody di Netflix, apakah Kim Sum termasuk psikopat sadis seperti Sung Yun Oh? Simak di sini.
Simak penjelasan ending drama Korea Somebody di Netflix, apakah Kim Sum termasuk psikopat sadis seperti Sung Yun Oh? Simak di sini.

SulselNetwork.com — Somebody merupakan serial Korea terbaru yang sedang trending di Netflix. Disutradarai oleh Jung Ji-Woo, serial ini dirilis hanya dengan delapan episode dan bisa langsung di-binge.

Bergenre thriller dengan tema serial killer, Somebody merupakan kisah fiksi tentang seorang pembunuh berantai (Kim Young-kwang) yang mencari mangsa melalui aplikasi dating, Somebody.

Aplikasi tersebut diciptakan oleh Kim Soem (Kang Hye-rim), wanita muda pengidap sindrom asperger yang berbakat dalam bidang programming. Keduanya bertemu pada suatu kesempatan, menimbulkan perasaan yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya.

Somebody bisa menjadi tontonan yang cukup disturbing, karena memadukan tema pembunuhan brutal dengan kisah percintaan dengan konten dewasa selalu melahirkan sesuatu yang tidak nyaman untuk dinikmati. Mengeksplorasi makna cinta dan hubungan antar manusia yang kehilangan patokan akan nilai moral yang benar.

Baca Juga: Cara Cairkan BPNT di Kantor Pos yang Berakhir 20 Desember 2022, Siapkan 5 Berkas Ini

1. Kisah Cinta Problematik Pembunuh Berantai & Perempuan Asperger

Somebody sebetulnya memiliki ide cerita dengan dua karakter utama yang menarik untuk disimak. Kim Soem mengidap sindrom asperger, membuatnya kesulitan untuk memberikan reaksi yang benar ketika sedang berinteraksi dengan orang pada umumnya.

Membuatnya sekilas terlihat sebagai karakter yang sulit untuk dicintai, orang kerap salah paham dengan sikapnya. Sementara Seong Yun-o adalah pembunuh berantai dengan penampilan kalem, bersembunyi di balik kacamatanya, seperti pria ‘baik-baik’ yang cerdas.

Pada titik tertentu, kita akan melihat bagaimana kedua karakter ini serasi satu sama lain. Kurang lebih inilah inti dari cerita “Somebody”, dua orang bermasalah dengan kepribadian kompleks yang menemukan perasaan baru yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya; cinta.

Ada penggemar khusus untuk niche cerita seperti ini, mengejutkan bagaimana romantisme pada genre seperti belakangan menginfiltrasi skena hiburan mainstream.

Pembahasan seperti ini sebetulnya cukup sensitif. Terlalu buruk untuk menjadi nyata, ada skenario bagaimana dua orang dengan ‘sesuatu’ yang salah pada diri mereka, justru bisa saling memahami dan membuat satu sama lain merasa tidak sendiri.

Namun pada akhirnya, dua orang yang terluka tidak akan menghasilkan hubungan yang sehat, bagaimana orang sakit mau merawat orang sakit?

Baca Juga: Sinopsis Naagin 3, 2 Desember 2022: Bella Hentikan Pernikahan Ruhi Palsu, Juhi Menyamar jadi Mahir

2. Presentasi Adegan Dragging dan Transisi Plot yang Canggung

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mardhani Muchlis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X