SulselNetwork.com-- Presiden Joe Biden mengumumkan bahwa pandemi Covid-9 di AS telah berakhir. Padahal angka kematian harian di AS akibat Covid-19 masih tinggi. Statistik menunjukkan bahwa rata-rata lebih dari 400 orang AS meninggal setiap harinya akibat Covid-19. Dalam sepekan sebanyak 3 ribu jiwa meninggal dunia.
Sementara itu, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan pekan lalu bahwa akhir pandemi sudah di depan mata.
Dalam sebuah wawancara dengan program CBS 60 Minutes yang ditayangkan pada Minggu (18/9), Biden mengakui bahwa AS masih melakukan banyak pekerjaan untuk mengendalikan virus. Akan tetapi, ia mengatakan pandemi sudah selesai.
“Kalau diperhatikan, tidak ada yang memakai masker,” katanya. “Semua orang tampaknya dalam kondisi yang cukup baik. Saya pikir itu berubah,” ungkapnya.
Akan tetapi, pejabat pemerintah mengatakan bahwa komentar itu tidak menandakan perubahan kebijakan dan tidak ada rencana untuk mencabut darurat kesehatan masyarakat Covid-19 yang sedang berlangsung.
Pada Agustus, pejabat AS memperpanjang keadaan darurat kesehatan masyarakat, yang telah berlaku sejak Januari 2020, hingga 13 Oktober.
Hingga saat ini, lebih dari 1 juta orang Amerika telah meninggal karena Covid-19. Data dari Universitas Johns Hopkins menunjukkan bahwa rata-rata per hari angka kematian saat ini mencapai lebih dari 400, dengan lebih dari 3.000 kematian dalam seminggu terakhir.
Pada Januari 2021, sebagai perbandingan, lebih dari 23 ribu jiwa dilaporkan meninggal karena Covid-19 selama rentang satu minggu. Sekitar 65 persen dari total populasi AS dianggap telah divaksinasi lengkap.
Baca Juga: Bongkar Kedok Kunjungan Jokowi ke AS, Ukraina hingga Rusia, Said Didu: Beginilah Oligarki Bekerja
Biden Dikritik
Terkait pernyataan tersebut, Partai Republik mengkritik Biden. Salah satunya datang dari mantan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo.
“Biden mengatakan pandemi sudah berakhir ketika dia menendang puluhan ribu tentara yang sehat keluar dari militer dengan mandat vaksin Covid-nya,” katanya dalam kicauannya.
Pada Senin (19/9), Pakar Penyakit Menular dr Anthony Fauci mengakui situasinya telah membaik. Namun, dia mengatakan tingkat kematian harian masih sangat tinggi.
Dia juga mengingatkan bahwa varian baru Covid-19 masih bisa muncul, terutama di bulan-bulan awal musim dingin mendatang.
Pernyataan Biden seolah menyambut ucapan Tedros Adhanom Ghebreyesus yang mengatakan bahwa dunia tidak pernah berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengakhiri pandemi.
Artikel Terkait
Kecap dan Saus ABC Dilarang Beredar di Singapura, BPOM RI Beri Klarifikasi Begini
Pemimpin 7 Dekade Kerajaan Inggris Meninggal Dunia, Ini Perjalanan Hidup Ratu Elizabeth II
Jadwal Pelantikan Pangeran Charles Sebagai Raja Baru Inggris
Profil dan Biodata Pangeran Charles yang Kini jadi Raja Inggris, Pewaris Tahta Pertama Dapat Gelar Sarjana
Kemegahan dan Kesedihan Lepas Ratu Elizabeth II ke Tempat Peristirahatan Terakhir