C. Harta Bergerak Lainnya Rp. ----
D. Surat Berharga Rp. ----
E. Kas Dan Setara Kas Rp. 88.382.669
F. Harta Lainnya Rp. ----
Sub Total Rp. 2.688.382.669
Iii. Hutang Rp. 215.607.555
Iv. Total Harta Kekayaan (Ii-Iii) Rp. 2.472.775.114
Baca Juga: Sindikat Uang Palsu di Perpus Kampus UIN Makassar Ternyata Telah Beroperasi Selama 14 Tahun
Update kasus Uang Palsu di Kampus UIN Alauddin:
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Yudiawan menegaskan akan terus mengusut tuntas kasus ini. Terlebih masih ada 3 tersangka yang masih buron.
"Kami tidak akan berhenti hingga semua pelaku tertangkap dan diadili," tegasnya.
Informasi tambahan, pabrik uang palsu tersebut sudah berjalan sejak 2010 silam.
Dalam penggerebekanpada Rabu (18/12/2024), polisi berhasil mengamankan fotokopi senilai Rp 45 triliun dan Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp 700 triliun.***
Artikel Terkait
Ironi Banjir Rob di Jakarta: Pj Gubernur Soroti Tanggul yang Belum Rampung hingga Daftar 13 Wilayah Terdampak
Mengintip Rumor Ole Romeny ke Oxford United hingga Marselino yang Mulai Percaya Diri Bermain di Liga Kasta 2 Inggris!
3 Fakta Terkini Kasus Korupsi yang Pernah Terjadi Indonesia, Terbaru Harvey Moeis Klaim Tak Nikmati Uang Korupsi Rp300 Triliun
Data OJK: Oktober 2024 Kredit UMKM Tumbuh hingga 5,41 Persen di Sulsel
Kepala OJK Sulselbar: Manfaat Asuransi Parametrik untuk Lindungi Petani Saat Kondisi Perubahan Iklim